Breaking News:

Survei CISA: Elektabilitas AHY dan Demokrat Konsisten Bergerak Naik

Elektabilitas Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Partai Demokrat konsisten bergerak naik

Editor: bakri
Serambinews.com
Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono, meracik kopi saring khas Aceh di salah satu warung kopi di Banda Aceh dalam kunjungannya beberapa waktu lalu. 

BANDA ACEH - Elektabilitas Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Partai Demokrat konsisten bergerak naik. Hal itu diketahui berdasarkan hasil survei Centre for Indonesia Strategic Actions (CISA), yang bertajuk ‘Pandemi: Persepsi Publik dan Tren Politik Terkini’.

Direktur Eksekutif CISA, Herry Mendrofa, mengatakan, jika Pemilu dilaksanakan hari ini, sebanyak 16,92 persen responden akan memilih Ganjar Pranowo yang membuatnya unggul dari semua kandidat setelah pada periode survei sebelumnya didominasi oleh Anies Baswedan yang kini harus puas berada di posisi ketiga (16,75 persen).

“Sedangkan di posisi kedua masih dipegang oleh Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang terus menunjukkan konsistensi kenaikan elektabilitasnya dengan meraup 16,83 persen,” ujar Herry.

Menariknya, Airlangga Hartarto justru menunjukkan peningkatan signifikan terhadap elektabilitasnya, sedangkan Prabowo Subianto mengalami penurunan. 

“Prabowo Subianto justru menunjukkan penurunan elektabilitas dari bulan Mei 2021 dan hanya mendapatkan 10,08 persen. Sedangkan Airlangga Hartarto justru menunjukkan peningkatan signifikan dan meraih 7,58 persen disusul Ridwan Kamil 5,92 persen, Sandiaga Uno 5,08 persen, Muhaimin Iskandar 5 persen, Puan Maharani 3,67 persen serta yang Tidak Tahu/Tidak Menjawab sebanyak 12,17 persen,” terang Herry.

Disisi lain, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) hingga saat ini mendominasi peta elektoral partau politik di Indonesia. “PDI-Perjuangan justru menunjukkan kenaikan elektabilitas sejak survei sebelumnya dan mendapatkan 24,58 persen. Kenaikan elektabilitas juga membuat Partai Demokrat konsisten di peringkat kedua dan meraih 18,75 persen,” ujar Herry.

“Hal yang sama juga menguatkan kembali Partai Golkar di posisi ketiga yang meraup 14,25 persen, serta Partai Kebangkitan Bangsa yang mendapatkan 10,67 persen,” tambahnya.

Herry juga menyampaikan bahwa survei yang melakukan wawancara langsung dengan menerapkan protokol kesehatan antara surveyor dan responden kembali menempatkan Gerindra dan NasDem tidak berada di posisi 5 (lima) besar serta adanya penguatan elektabilitas Partai Keadilan Sejahtera yang membuat PAN dan PPP tetap berada di posisi terakhir.

“Gerindra mengalami penurunan dan mendapatkan 7,25 persen sedangkan PKS kembali konsisten menguat di angka 9,33 persen serta Nasdem harus puas karena hanya mendapatkan 5,33 persen. Di posisi terakhir, ada Partai Amanat Nasional (PAN) yang mendapat 3,75 persen dan Partai Persatuan Pembanguan (PPP) sebesar 2,92 persen. Namun masih terdapat 3,17 persen masyarakat yang tidak tahu/tidak menjawab,” pungkasnya.(yos)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved