Breaking News:

Berita Luar Negeri

Pakistan Bantu Taliban Rebut Panjshir, Serangan Udara Permudah Pasukan Khusus Lawan Ahmad Massoud

pasukan militer Pakistan membantu Taliban dalam pertempuran untuk merebut provinsi Panjshir dari Front Perlawanan Nasional (NRF)

Editor: Muhammad Hadi
AFP/AHMAD SAHEL ARMAN
Kelompok perlawanan Afghanistan dan pasukan pemberontakan anti-Taliban ambil bagian dalam pelatihan militer di provinsi Panjshir, Kamis (2/9/2021) 

Gambar-gambar di media sosial menunjukkan anggota Taliban berdiri di depan gerbang kompleks gubernur provinsi Panjshir.

Sementara itu, juru bicara Kelompok Perlawanan Nasional (NRF) mengatakan klaim kemenangan Taliban adalah palsu.

Ia mengatakan pasukan oposisi terus berjuang dan pasukannya hadir dalam "posisi strategis" di lembah Panjshir.

Keberadaan pemimpin perlawanan Ahmed Massoud dan Amrullah Saleh, mantan wakil presiden yang bergabung dengan pasukan perlawanan setelah jatuhnya Kabul, tidak segera diketahui.

Namun Massoud mengatakan dalam pesan Twitter bahwa dia aman.

Baca juga: Fenomena Langka, 2 Hari Lagi Banda Aceh Alami Hari Tanpa Bayangan, Ini Jadwal Wilayah Lain di Aceh

Massoud pun merilis pesan audio di mana ia menyerukan pemberontakan secara nasional.

“Kami meminta saudara dan saudari lainnya, di mana pun Anda berada dan dengan cara apa pun yang Anda mampu, untuk bangkit dan melawan pemaksaan masa depan yang budak dan takluk di Afghanistan,” kata Massoud, seperti dilansir dari Al Jazeera.

Dalam pesan audionya, Massoud menuduh Taliban menggunakan tentara bayaran asing, tanpa menyebut nama negara tertentu.

AS telah lama menuduh Pakistan mendukung Taliban, namun tuduhan yang dibantah Islamabad.

Kepala intelijen Pakistan Letnan Jenderal Faiz Hameed terbang ke Kabul pada hari Sabtu (4/9/2021).

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved