Breaking News:

Info Bener Meriah

84 Nakes dan Kader Posyandu di Bener Meriah ikut Orientasi PMBA 

Kegiatan itu bertujuan, untuk membekali para nakes (tenaga kesehatan) dalam rangka meningkatkan praktik pemberian makanan kepada bayi, anak, serta ibu

Penulis: Budi Fatria | Editor: Nurul Hayati
Dok Diskominfo BM ok
Nakes dan Kader Posyandu di Bener Meriah mengikuti kegiatan orientasi PMBA yang berlangsung di Aula Puskesmas Bandar, Rabu (8/9/2021). 

Kegiatan itu bertujuan, untuk membekali para nakes (tenaga kesehatan) dalam rangka meningkatkan praktik pemberian makanan kepada bayi, anak, serta ibu hamil secara optimal dan pemantauan pertumbuhannya.

 Laporan Budi Fatria | Bener Meriah

SERAMBINEWS.COM, REDELONG - Sebanyak 84 Nakes dan Kader Posyandu di Kabupaten Bener Meriah, mengikuti kegiatan orientasi Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA).

Kegiatan itu dibuka langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Bener Meriah, Abdul Muis SE MT, di Aula UPTD Puskesmas Bandar, Rabu (8/9/2021).

Kegiatan itu bertujuan, untuk membekali para nakes (tenaga kesehatan) dalam rangka meningkatkan praktik pemberian makanan kepada bayi, anak, serta ibu hamil secara optimal dan pemantauan pertumbuhannya.

Kadis Kesehatan Kabupaten Bener Meriah, Abdul Muis SE MT dalam arahannya menyampaikan, kekurangan gizi pada awal kehidupan akan berdampak serius terhadap kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) untuk masa depan. 

Menurutnya, kondisi kekurangan gizi usia dini bisa menyebabkan kegagalan pertumbuhan sehingga mengakibatkan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) pendek, kurus, serta daya tahan tubuh yang rendah, dan kekurangan gizi juga akan beresiko mengalami hambatan perkembangan otak/kognitif sehingga akan kesulitan dalam mengikuti pendidikan.

Lebih lanjut Abdul Muis mengungkapkan, ada beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya kekurangan gizi pada balita, antara lain adalah masih kurang baiknya praktik pemberian makanan bayi dan anak.

Baca juga: 14 Nakes RSU Cut Meutia Aceh Utara Masih Jalani Isolasi Mandiri

"Oleh karena itu, perlu adanya pemberian informasi terkait PMBA ini," jelasnya.

Sebutnya, adapun tujuan yang akan dicapai dalam kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kapasitas para petugas tenaga kesehatan dan kader Posyandu dalam hal praktek dan PMBA.

"Saya berharap kepada seluruh peserta, setelah mengikuti kegiatan ini ada hasil yang didapat dan sekaligus menyatukan persepsi sesuai dengan topik yang kita bahas," harapnya.

Sebelumnya, Ketua Panitia yang juga Kasi  Kesga dan Gizi, Linda Karmila, SST  MKeb menyampaikan, tujuan dari kegiatan ini untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada petugas kesehatan dan kader Posyandu tentang kebijakan gizi dalam program Indonesia sehat dengan pendekatan keluarga khususnya dalam hal PMBA.

Disebutkan, kegiatan itu dilaksanakan selama enam hari, yang dibagi kedalam dua angkatan.

"Untuk angkatan pertama diikuti sejumlah 42 peserta, dan angkatan kedua 42 peserta," ungkapnya.(*)

Baca juga: Mahasiswa Unimal Ikut Membantu Pelayanan Posyandu di Blang Naleung Mameh

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved