Breaking News:

Salam

Jangan Calonkan Eks Koruptor di Pileg 2024

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ilham Saputra menyebut pihaknya mengusulkan pemilihan umum (Pemilu) mendatang dilaksanakan pada 21 Februari 2024

Editor: bakri
ILHAM SAPUTRA 

KETUA Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ilham Saputra menyebut pihaknya mengusulkan pemilihan umum (Pemilu) mendatang dilaksanakan pada 21 Februari 2024 untuk pencoblosan capres dan caleg.

Sedangkan pilkada serentak diusulkan pada 27 November 2024.

Dia beralasan perlu ada waktu memadai dalam menyelesaikan sengketa pemilu legislatif dan presiden.

Kemudian, penetapan hasil Pemilu 2024 dengan jadwal pencalonan pemilihan kepala daerah (Pilkada) tidak terlalu mepet atau berdekatan.

Sebagai catatan, Pemilu serentak 2019 dikritik sejumlah pihak karena tidak mengantisipasi beban kerja Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), menenggelamkan informasi tentang kandidat calon anggota legislatif, dan membuat hak memilih warga negara Indonesia di luar negeri hilang.

Saat itu ada kalangan yang menyodorkan solusi agar memisahkan pemilu serentak di tingkat nasional dan tingkat daerah.

Makanya, ketika berbicara dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi II DPR RI di Jakarta, dua hari lalu, Ilham Saputra menjelaskan, KPU memperhatikan beban kerja badan adhoc pada tahapan Pemilu 2024, sehingga mengusulkan pelaksanaan hajatan politik akbar tingkat nasional ini pada 21 Februari.

Selain itu, penjadwalan pada 21 Februari juga memperhitungkan hari raya keagamaan.

Setidaknya proses pemilu tidak bertepatan dengan hari raya keagamaan.

"Kami sudah hitung mungkin Ramadan bulan April dan rekapitulasi perhitungan suara tidak bertepatan hari keagamaan seperti misalnya Idul Fitri," terang Ilham.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved