Breaking News:

Salam

Jangan Calonkan Eks Koruptor di Pileg 2024

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ilham Saputra menyebut pihaknya mengusulkan pemilihan umum (Pemilu) mendatang dilaksanakan pada 21 Februari 2024

Editor: bakri
ILHAM SAPUTRA 

Ketika berpolemik saat pemilu 2019, Bawaslu dan KPU benar-benar membuka mata publik dengan argumen-argumennya.

Namun, beberapa pakar hukum dan politik melihat “dakwa-dakwi” itu sebagai sesuatu yang rada aneh.

Soalnya, kedua lembaga tersebut dalam pembentukannya didesain oleh UU Pemilu sebagai satu unit fungsi penyelenggaraan pemilu.

Artinya, kedua lembaga harus sama-sama mendukung penyelenggaraan pemilu yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil.

Tetapi, pada kenyataannya, Bawaslu justru memiliki pandangan hukum sendiri yang seakan-akan mendukung koruptor nyaleg, dan berdebat seakan merasa paling benar sendiri.

Seharusnya, KPU dan Bawaslu menyadari bahwa mereka adalah lembaga publik yang diberi kepercayaan besar untuk menangani pemilu.

Dengan adanya perselisihan ini, dikhawatirkan akan merusak sistem pemilu.

Sebab, meskipun Mahkamah Agung sudah memutuskan bahwa larangan mantan narapidana kasus korupsi menjadi calon anggota legislatif (caleg) bertentangan dengan UU Pemilu, tapi sebagian publik tak sependapat dengan putusan MA.

Justru itulah demi menampung harapan publik, kalangan cendikiawan kala itu mendorong siapappun supaya tetap menghidupkan semangat antikorupsi yang terkandung dalam PKPU.

KPU dan sejumlah pengamat politik mengimbau supaya partai politik mengambil peran.

Dalam hal ini, partai diminta untuk menarik calegnya yang berstatus mantan napi korupsi dan menggantinya dengan caleg bersih.

Sebab, meskipun tak dilarang, tetapi jika seluruh partai menarik pencalonan caleg eks koruptor, maka tak ada lagi caleg yang punya rekam jejak sebagai mantan koruptor.

Jadi, ini juga harus menjadi “warning” bagi parpol dalam pemilu kelak guna mencegah munculnya polemik. Nah?!

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved