Breaking News:

Berita Aceh Tengah

Komisi Hukum DPR RI Nasir Djamil Apresiasi Polisi Tangkap Penculik Anak di Aceh Tengah

“Kita memberikan apresiasi kepada pihak kepolisian dan masyarakat yang telah bekerjasama dan berhasil menangkap serta menahan pelakunya,” ucap Nasir,

Penulis: Fikar W Eda | Editor: Mursal Ismail
For Serambinews.com
Nasir Djamil, Anggota Komisi III DPR RI 

“Kita memberikan apresiasi kepada pihak kepolisian dan masyarakat yang telah bekerjasama dan berhasil menangkap serta menahan pelakunya,” ucap Nasir Djamil, Rabu (8/9/2021).

Laporan Fikar W Eda | Jakarta

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Angggota DPR-RI Komisi Hukum, M Nasir Djamil, turut prihatin sekaligus mengapresiasi pihak kepolisian resort Aceh Tengah yang bersama masyarakat dengan cepat membekuk pelaku terduga penculikan terhadap siswa kelas 6 sekolah dasar di Aceh Tengah.

“Kita memberikan apresiasi kepada pihak kepolisian dan masyarakat yang telah bekerjasama dan berhasil menangkap serta menahan pelakunya,” ucap Nasir Djamil, Rabu (8/9/2021).

Seperti diberitakan, pelaku penculikan terhadap anak berinisal N yang sempat viral dimedia sosial akhirnya tertangkap.

Puluhan warga Pegasing, Aceh Tengah sempat meluapkan kemarahannya hingga akhirnya pelaku berhasil diamankan oleh anggota Polres Aceh Tengah agar tehindar dari amukan massa.

Nasir Djamil berharap agar segala proses hukum yang berlangsung dapat dilakukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Jika kemudian nanti terdapat tindak pidana selain penculikan, Nasir menghimbau agar terduga pelaku penculikan siswa tersebut diberikan hukuman yang berat.

Baca juga: Viral Rekaman CCTV Penculikan Anak di Halaman Rumah, Bius dan Masukan Dalam Karung

Tidak lupa, kiranya terungkap motif yang jelas mengapa terduga pelaku menculik korban, dan ini harus diusut secara lebih mendalam.

Politisi Partai PKS ini juga mengimbau kepada masyarakat agar bisa mengambil pelajaran dan tidak mudah percaya kepada oknum-oknum penarik becak yang tidak teregister pada perkumpulan atau organisasi abang-abang becak terutama untuk mengantarkan anaknya tanpa ditemani oleh keluarga atau orang dewasa.

Orang tua juga harus meningkatkan kewaspadaan agar hal tersebut tidak lagi terjadi.

Selain itu, Nasir juga berharap agar sekolah-sekolah menyiapkan perangkat tertentu, sehingga anak-anak atau siswa dapat terhindar dari pelaku kejahatan.

“Pihak sekolah bisa saja melakukan komunikasi aktif baik kepada orang tua, ataupun abang-abang becak yang dipercaya orang tua siswa agar memastikan anak tersebut sampai dengan selamat baik dari rumah hingga kesekolah juga sebaliknya,” kata Nasir

Melihat kejadian tersebut, menurut Nasir penting bagi organsisasi angkutan becak untuk mendata dan lebih memperbaiki organisasinya sehingga kejadian seperti ini tidak menyebabkan pandangan buruk dikalangan masyrakat.

“Kepada abang-abang becak, kejadian seperti ini mudah-mudahan menjadi pelajaran ersama agar tidak ada lagi oknum yang merugikan profesi abang becak dikemudian hari," tutup Nasir. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved