Breaking News:

Polandia vs Inggris, Laga Tersulit The Three Lions

PELATIH Inggris, Gareth Southgate, memberi dukungan penuh kepada Harry Kane untuk menjadi top skor sepanjang masa The Three Lions

Editor: bakri
FOR SERAMBINEWS.COM

PELATIH Inggris, Gareth Southgate, memberi dukungan penuh kepada Harry Kane untuk menjadi top skor sepanjang masa The Three Lions. Kapten timnas Inggris ini sudah mencetak 40 gol dalam 63 laga, yang membuatnya berada di peringkat kelima topskor bersama Michael Owen. Mengingat usianya yang masih 28 tahun dan produktivitasnya terbilang tinggi, Kane dipercaya bisa menggusur Wayne Rooney di posisi top skor sepanjang masa dengan 53 gol.

Menurut Southgate, Kane selalu termotivasi tampil di setiap pertandingan demi mengejar rekor gol Rooney. Karena itu pula, dia memberi kesempatan kepada striker Tottenham Hotspur tersebut untuk bermain di babak kedua saat Inggris melumat Andorra, 4-0, dimana Kane mencetak gol yang ke-40-nya. "Dia sudah berada di jalur yang benar untuk memecahkan rekor Rooney. Jika dia tetap bugar, dan tetap bermain, saya melihat Harry sangat mungkin melewati rekor gol itu," kata Southgate di situs Mirror.

Dia memberi gambaran, bagaimana semangatnya Kane memburu gol di laga kontra Andorra. "Ketika saya minta dia bersiap untuk masuk lapangan. Tak sampai tiga detik dia sudah di samping saya, dengan baju tempur, dan sepatu terikat. Dia sudah siap, dan dia cetak gol," timpal Gareth Southgate.

Kane memang disimpan di bangku cadangan, saat Inggris turun dengan para pemain muda, dan pemain pelapis ketika mengatasi tim minor, Andorra di laga terakhir. Sang bomber akan kembali ke posisi utamanya saat Inggris melawan rival terkuatnya, Polandia dalam pekan keenam Grup I Zona Eropa Kualifikasi Piala Dunia 2022 di Stadion Narodowy, Warsawa, Polandia, Kamis (9/9/2021) dini hari WIB nanti.

Tim "Tiga Singa" kini memimpin klasemen sementara Grup I dengan poin sempurna, 15 hasil dari lima laga. Tur ke kandang Polandia akan menjadi laga tersulit mereka. Namun, kemenangan di laga ini akan menjadi lompatan besar bagi Inggris untuk lolos ke Qatar. Polandia di urutan kedua dengan poin sepuluh. Posisi mereka rawan tergusur karena dikuntit tim kejutan Albania di posisi tiga dengan sembilan poin dan Hongaria di posisi empat dengan tujuh poin.

Tim asuhan Paulo Sousa ini wajib mencuri poin saat menjamu Inggris. Pasalnya, di saat bersamaan Albania akan menjamu tim lumbung gol, San Marino, sehingga kemungkinan besar bakal meraup poin penuh. Jika Polandia tumbang di tangan Inggris, posisi mereka bakal tergeser ke posisi tiga. Pada gilirannya, rawan juga nantinya disalip Hongaria yang akan menjamu tim langganan gol, Andorra.

Tim dengan julukan "Biało-czerwoni" (Putih-Merah) ini menghancurkan San Marino 7-1 di laga terakhir dengan Robert Lewandowski mencetak dua gol saat main di 45 menit pertama. Babak kedua, pemain penggantinya, Adam Buksa mencetak hattrick. Duet Lewandowski-Buksa ini diperkirakan akan menjadi starter untuk menjamu Inggris. Kombinasi maut keduanya terlihat juga ketika Polandia menggilas Albania 4-1 pada Jumat (3/9/2021) pekan lalu. Ketika itu, keduanya masing-masing mengemas satu gol.

Pelatih Sousa tak malu-malu mengakui timnya memang sangat bergantung kepada ketajaman Lewandowski yang kini sudah 72 gol dari 124 laga. "Kami akan bertarung dengan sebaik mungkin,

tapi harus diakui kami tak punya level sama dengan Inggris. Jika mereka kehilangan seorang pemain inti, mereka punya dua atau tiga pemain pengganti dengan level sama. Di sini, kami hanya punya Robert," katanya.

Robert sendiri memahami bahwa dia harus melakukan lebih banyak hal di timnas ketimbang dengan di Bayern Muenchen. “Menyemangati tim, mengkoordinir tim, membuka peluang, mencetak gol. Saat kami punya pemain seperti Robert, segala hal bisa terjadi di lapangan," kata Sousa memuji habis-habisan langganan top skor Bundesliga tersebut.

Dalam duel pertama di Stadion Wembley, London pada 1 April 2021 lalu, Polandia yang tanpa Lewandowski ternyata terbukti bisa merepotkan Inggris. Kane mencetak gol pembuka di menit ke-19, namun tim tamu menyamakan kedudukan lewat gol Jakob Moder menit ke-58. Inggris akhirnya unggul lewat gol Harry Maguire lima menit jelang bubaran.

Ada sejumlah momen di laga tersebut, dimana para penyerang Polandia gagal menuntaskan peluang. Akan lain ceritanya jika di lini depan mereka saat itu ada Lewandowski. Inggris tanpa Jadon Sancho yangcedera. Mereka juga tak bisa diperkuat Bek Tyrone Mings karena akumulasi kartu kuning. Di kubu Polandia, mereka tak diperkuat Bartosz Bereszynski, dan Gelandang Napoli, Piotr Zielinski yang masih cedera. (tribunnews/den)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved