Breaking News:

Berita Aceh Barat Daya

Tgk Muhammad Dahlan Kembali Pimpin MPU Abdya

Tgk Muhammad Dahlan kembali dipercaya untuk memimpin Majelis Permusyawaratan Ulama Aceh Barat Daya (MPU Abdya) periode 2021-2026

Penulis: Rahmat Saputra | Editor: Muhammad Hadi
Serambinews.com
Ketua MPU Abdya, Tgk Muhammad Dahlan 

Laporan Rahmat Saputra I Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM,BLANGPIDIE - Tgk Muhammad Dahlan kembali dipercaya untuk memimpin Majelis Permusyawaratan Ulama Aceh Barat Daya (MPU Abdya) periode 2021-2026, Rabu (8/9/2021) di aula Kantor MPU setempat dalam Musyawarah Daerah (Musda) IV. 

Tgk Muhammad Dahlan yang lebih akrab dengan sapaan Abu Dahlan, pada periode 2015-2021 juga dipercayakan sebagai ketua MPU Abdya

Kali ini, pimpinan Dayah Assalafiyah Al Wasliyah, Kecamatan Manggeng itu, kembali terpilih memimpin MPU Abdya.

Baca juga: 14 Nakes RSU Cut Meutia Aceh Utara Masih Jalani Isolasi Mandiri

Musda yang dibuka Wakil Bupati Abdya, Muslizar MT itu, diikuti 22 peserta diantaranya 9 peserta dari Kecamatan dan 10 dari Kabupaten, telah melahirkan 19 pengurus MPU Abdya dan tiga sebagai Dewan Kehormatan Ulama (DKU).

Selain dipimpin Abu Dahlan, Wakil Ketua MPU dipercayakan kepada Tgk Raimi Sulaiman dan Tgk Fakrijal SE, selebihnya merupakan sebagai anggota.

Dalam Musda itu, Ketua MPU Abdya, Tgk Muhammad Dahlan, menguraikan sejumlah kegiatan yang telah dilaksanakan oleh MPU setempat selama kepengurusan dibawah kepimpinannya.

Menurutnya, sejak 2016 sampai dengan tahun ini, MPU Abdya terus melaksanakan fungsinya sebagai mitra pemerintah khususnya dalam persoalan umat dan pencegahan pendangkalan aqidah di tengah-tengah masyarakat.

Baca juga: Dukung Investasi UEA, Imigrasi Diminta Buka Kantor di Aceh Singkil

“Kami akan terus mendidik umat agar selalu berada dalam tuntunan syariat dan jauh dari perilaku menyimpang,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Abdya Muslizar MT saat membuka kegiatan dimaksud mengatakan, ulama merupakan pewaris nabi menyebarkan risalah Allah SWT, sumber ilmu, sebagai pembimbing, pembina dan pemersatu umat serta sebagai mitra konsultasi pemerintah. 

“Hampir semua urusan yang menyangkut dengan kemaslahatan umat, pasti melibatkan ulama.

Begitu juga dalam menyelesaikan berbagai permasalahan lainnya, seperti menangani dan mendamaikan sengketa serta konflik yang terjadi dalam masyarakat,” katanya.

Baca juga: Pengedar Narkoba Manfatakan Pandemi, BNN Ingatkan Mahasiswa STIKes Muhammadiyah Lhokseumawe

Maka dari itu, sebutnya, diperlukan langkah regenerasi atau pengkaderan ulam, dan salah satu upaya regenerasi yaitu dengan menumbuhkan minat pada pendidikan dayah di kabupaten ini. 

Hadirnya, alumni pendidikan dayah nanti, kiranya dapat memenuhi harapan masyarakat akan hadirnya ulama-ulama baru yang mampu menyesuaikan diri dengan dinamika kehidupan masyarakat yang terus berkembang pada saat era ini. (*)

Baca juga: Tim Verifikator Uji Kualitas Kebun Sawit PSR Aceh Tamiang

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved