Breaking News:

Wanita Pedagang Sayur Dianiaya Preman, Tolak Bayar Rp 500 Ribu, Pelaku Malah Laporkan Balik Korban

"Datang dia (pelaku), tak usah kau kasih becakmu di situ. Jangan jualan di situ," kata korban menirukan ucapan pelaku, Selasa (7/9/2021).

Editor: Faisal Zamzami
HO/Tribun-Medan.com
LWG (kanan), pedagang sayuran yang berada di pajak Gambir saat dianiaya oleh preman bernama Beny (kiri), Minggu (5/9/2021) lalu. Terbaru, Beny selaku pelaku penganiayaan justru melaporkan balik korban gara-gara memberontak saat dipukuli. 

SERAMBINEWS.COM - Aksi premanisme terjadi di Pasar Gambir, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Seorang pedagang sayur wanita berinisial LWIG (37) dianiaya oleh preman.

Penganiayaan itu terjadi pada Minggu (5/9/2021) pagi.

Aksi kekerasan itu terekam video dan viral di media sosial.

Adapun, pihak kepolisian telah menangkap pelaku yang diketahui berinisial BS.

Kronologi kejadian

Diberitakan Tribun Medan, peristiwa itu bermula saat korban bersama anaknya yang masih berusia 12 tahun berdagang seperti biasa di Pasar Gambir.

Kemudian, sekira pukul 07.00 WIB, datang preman meminta uang lapak sebesar Rp 500 ribu.

Karena baru berjualan, korban pun tak menggubris pelaku.

Kemudian, sekira pukul 08.30 WIB, pelaku kembali datang bersama teman-temannya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved