Breaking News:

Bupati dan Wakil Bupati Pijay Salurkan Modal Kerja Kemitraan Program Bank Aceh Peduli

Bank Aceh Syariah (BAS) Cabang Meureudu, Pidie Jaya (Pijay) bersama Bupati H Aiyub Bin Abbas serta Wakil Bupati Dr H Said Mulyadi SE, M.Si,

Editor: bakri
SERAMBINEWS.COM / IDRIS ISMAIL
Bupati Pijay, H Aiyub Bin Abbas (dua kiri) bersama Wakil Bupati, Dr H Said Mulyadi SE MSi (kanan) serta Pimpinan BAS Cabang Meureudu, Athaillah (kiri) menyalurkan modal usaha UMKM dari program BAS Peduli atau CSR, Rabu (7l8/9/2021). SERAMBINEWS.COM/IDRIS ISMAIL 

MEUREUDU - Bank Aceh Syariah (BAS) Cabang Meureudu, Pidie Jaya (Pijay) bersama Bupati H Aiyub Bin Abbas serta Wakil Bupati Dr H Said Mulyadi SE, M.Si, Rabu (8/9/2021) siang, menyalurkan bantuan modal kerja kemitraan bagi 208 pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Masing-masing pelaku usaha menerima Rp 1 juta. Penyerahan Program Peduli BAS Meureudu tersebut dipusatkan di Kantor BAS setempat. “Meski modal usaha yang bersumber dari Corporate Social Responsibility (CSR) BAS Meureudu ini relatif minim, kami berharap agar benar-benar dijadikan modal utama dalam menunjang bagi kemakmuran hidup keluarga,” sebut H Aiyub bin Abbas bersama Wakil Bupati Dr H Said Mulyadi SE, MSi di hadapan ratusan penerima modal usaha UMKM.

Ditegaskan Said Mulyadi, pemerintah juga ber - harap lewat dana modal usaha pendekatan bisnis BAS Cabang Meureudu, para penerima dapat segera memanfaatkan modal usaha ini menjadi lebih berkembang dan berkelanjutan hingga menjadi pengusaha yang mandiri.

Kali ini Pemkab mengarahkan modal usaha bagi para nyak-nyak dan kaum bapak yang berjualan di pasar baik sayuran, ikan serta kue kering dan basah. Sedangkan tahun depan, modal usaha dari Program Peduli BAS akan diserahkan untuk para petani kebun, sawah hingga peternak kambing serta unggas. Pemimpin BAS Cabang Meureudu, Pijay, Athaillah secara terpisah kepada Serambinews. com, Rabu (8/9/2021) mengatakan, bantuan modal usaha UMKM Program Peduli Bank Aceh Syariah ini sebagai tanggungjawab sosial Bank Aceh dengan berkontribusi terhadap pembangunan yang berkelanjutan dan memberikan manfaat besar dalam bidang ekonomi, sosial serta lingkungan bisnis Bank Aceh.

“Kali ini kami memfokuskan program CSR untuk modal usaha sebesar 208 juta rupiah untuk 208 pelaku UMKM terutama para pedagang sayuran, ikan serta pedagang kue kering dan basah,”katanya. Dijelaskan, untuk tahap pertama penyaluran difokuskan bagi 166 penerima. Selebihnya 42 penerima dilakukan penyerahan pada hari berikutnya atau Rabu (8/9/2021).

Athaillah berharap modal usaha ini dapat dimanfaatkan seefektif mungkin demi meningkatkan taraf hidup lewat berbagai usaha mikro yang dilakukan. Athaillah menyebutkan, Bank Aceh juga mengandeng Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) kabupaten secara khusus dan MES Aceh, dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat kecil. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved