Breaking News:

Berita Pidie

Pengusaha Dahlan Tiro akan Kembangkan Umbi Porang di Pidie, Ini Lokasi dan Konsep Diterapkan

Rencana Dahlan Tiro ini untuk ingin diwujudkan di sejumlah kecamatan di Kabupaten Pidie dengan menerapkan konsep dari hulu ke hilir.

Penulis: Idris Ismail | Editor: Nur Nihayati
SERAMBINEWS.COM / IDRIS ISMAIL
Pengusaha asal Pidie, Dahlan Tiro (tengah) melihat lokasi pembibitan Umbi Porang di lahan Gampong Batu Raja Kecamatan Tudu Raya, Nagan Raya, Kamis (9/9/2021). Bibit umbi porang tersebut selanjutnya di suplai ke wilayah Kabupaten Pidie. 

Rencana Dahlan Tiro ini untuk ingin diwujudkan di sejumlah kecamatan di Kabupaten Pidie dengan menerapkan konsep dari hulu ke hilir.

Laporan Idris Ismail I Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI  - Pengusaha Jakarta asal Kecamatan Tiro/Truseb, Pidie, Dahlan Tiro (52) berkomitmen mengembangkan umbi porang.

Umbi Porang nama lainnya Amorphophallus oncophyllus.

Rencana Dahlan Tiro ini ingin diwujudkan di sejumlah kecamatan di Kabupaten Pidie dengan menerapkan konsep dari hulu ke hilir.

"Usaha pengembangan umbi porang jenis katak ini dilakukan semata-mata untuk  langkah strategis pemberdayaan ekonomi masyarakat Pidie seiring dengan permintaan pasar dunia atas ketersediaan bahan baku utama untuk diekspor ke sejumlah negara Asia dan Eropa, " sebut Dahlan Tiro kepada Serambinews.com,  Kamis (9/9/2021).

Menurut putra kelahiran Gampong Lhok Igeuh, Kecamatan Tiro, Pidie yang kini menetap Sentul City Bogor, Jawa Barat, pihaknya telah melirik jumlah areal lahan untuk penanaman umbi porang khususnya di Kecamatan pedalaman Pidie.

Baca juga: PLN UIW Aceh Resmikan Tim PKDB-TM Langsa, Pasukan Elite PLN

Baca juga: 7 Gampong di Lhokseumawe belum Cairkan Dana Desa Tahap II, Ini Sebabnya, Tahap I Sudah Cair Semua

Baca juga: VIDEO Kualitas Kebun Sawit PSR di Aceh Tamiang Diuji Tim Verifikator dari Sucofindo

Wilayah pedalaman ini yaitu Kecanatan Tiro, Keumala, Tangse, serta Manee.

Selain itu juga pihaknya telah mempersiapkan lokasi pembibitan pembibitan benih umbi porang di kawasan  Batu Raja, Kecamatan Tadu Raya, Kabupaten Nagan Raya persis di areal 6 Ha yang telah dipersiapkan sejak lima tahun lalu pengadaannya. 

Maka 3 Ha di antaranya dijadikan lahan untuk pembibitan dan selebihnya dijadikan lahan gembalaan ternak serta untuk pengembangan sawah baru dan jagung atau dengan lazim disebutkan  membangun kawasan Integrated Farm alias pertanian terpadu dengan peternakan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved