Breaking News:

Internasional

Ratusan Warga AS dan Asing Naik Penerbangan Komersial dari Kabul, Usai Taliban Beri Izin

Ratusan warga Amerika Serikat dan Barat naik penerbangan komersial di bandara Kabul, Afghanistan, Kamis (9/9/2021).

Editor: M Nur Pakar
AFP/Wakil Kohsar
Penumpang duduk di terminal keberangkatan sebelum menaiki pesawat Qatar Airways di bandara Kabul, Afghanistan, Rabu (8/9/2021). 

Seorang pejabat senior AS memberikan jumlah orang Barat yang diharapkan di pesawat.

Dia mengatakan dua pejabat Taliban yang sangat senior telah membantu memfasilitasi keberangkatan. 200 orang itu termasuk orang Amerika.

Mereka memegang kartu hijau, dan warga negara lainnya, kata pejabat itu.

Baca juga: Mantan Presiden Afghanistan Minta Maaf kepada Rakyatnya, Menyesali Tidak Buat Cara Berbeda

Keberangkatan mereka disertai dengan pengangkutan udara yang panik dari puluhan ribu warga asing dan warga Afghanistan yang melarikan diri dari Taliban.

Adegan kekacauan, termasuk warga Afghanistan yang terjun ke kematian mereka setelah berpegangan pada pesawat militer yang lepas landas.

Selain bom bunuh diri yang menewaskan 169 warga Afghanistan dan 13 anggota layanan AS, menjadi akhir dari perang dua dekade Amerika.

Seorang diplomat asing lainnya juga mengatakan 200 orang asing lainnya, termasuk Amerika, akan berangkat dalam beberapa hari ke depan.

Masih belum pasti apa artinya dimulainya kembali penerbangan internasional dalam beberapa hari mendatang.

Khususnya, bagi puluhan ribu warga Afghanistan yang putus asa karena kekhawatiran tentang apa yang akan terjadi pada pemerintahan mereka.

Baca juga: Pangkalan Udara AS di Jerman Jadi Rumah Sementara Anak-anak Afghanistan Tanpa Orangtua

Seperti pekerjaan masa lalu mereka dengan orang Amerika telah berkumpul selama lebih dari seminggu di kota utara Mazar-e-Sharif.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved