Breaking News:

Ada Dugaan Korupsi, Kejari Sabang Geledah Kantor Keuchik Aneuk Laot,Terkait pembangunan taman wisata

Yim Penyidik Kejaksaan Negeri Sabang lakukan penggeledahan Kantor Keuchik Aneuk Laot, Sabang. Penggeledahan itu terkait dugaan tindak pidana

Editor: bakri
FOR SERAMBINEWS.COM
Tim Kejari Sabang saat menggeledah Kantor Keuchik Gampong Aneuk Laot Sabang, Selasa (7/9/2021). 

SABANG - Tim Penyidik Kejaksaan Negeri Sabang lakukan penggeledahan Kantor Keuchik Aneuk Laot, Sabang. Penggeledahan itu terkait dugaan tindak pidana korupsi. Selain melakukan penggeledahan, penyidik juga menyegel lokasi pembangunan taman wisata dan edukasi pada gampong setempat, yang dibangun dengan anggaran tahun 2020. Kejari Sabang, Choirun Parapat kepada awak media kemarin mengatakan, pihaknya telah melakukan penggeledahan pada Selasa, 7 September 2021, sekira pukul 14.00 WIB. “Penggeledahan itu saya pimpin langsung bersama tim Jaksa Penyidik di kantor Keuchik, “ungkap Choirun.

Disebutkan, dari hasil penyidikan Tim Jaksa, telah mengamankan beberapa dokumen terkait kegiatan dimaksud sebagai tambahan alat bukti. Saat kegiatan penggeledahan dilakukan disaksikan langsung oleh Keuchik Gampong Aneuk Laot Sabang, Armia Ali bersama seluruh perangkat setempat. Selanjutnya, penggeledahan dilanjutkan ke lokasi taman wisata dan edukasi yang berlokasi di Jurong Putro Ijo sekaligus melakukan pemasangan tanda Jaksa Line.

“Pemasangan tanda Jaksa Line ini kita lakukan untuk mengamankan objek perkara sampai nantinya selesai dilakukan penghitungan fi sik oleh tenaga ahli,” kata Kajari Sabang. Seperti diberitakan sebelumnya, Kejari Sabang meningkatkan status dugaan kerugian uang negara pada kegiatan Pembangunan Taman Wisata dan Edukasi Gampong Aneuk Laot, Tahun Anggaran 2020, ditingkatkan ke tahap penyidikan.

Temuan dugaan Tipikor tersebut terkait penyalahgunaan dana desa, dimana kasusnya telah ditingkatkan statusnya dari penyelidikan yang dilakukan oleh Bidang Intelijen Kejari Sabang. Aksi itu, kata Kejari, berdasarkan ekspos perkara yang digelar bersama semua tim penyelidik di Kejari Sabang. Serta telah disepakati bahwa perkara tersebut ditingkatkan ke tahap penyidikan.

Sebelumnya dari hasil peyelidikan ditemukan kondisi Taman Wisata dan Edukasi Gampong Aneuk Laot yang dibiayai dengan anggaran dana desa (ADD) tahun anggaran 2020, sebesar Rp 385.810.584,- terbengkalai dan dalam keadaan rusak tidak terurus. Sehingga terindikasi kuat anggaran yang cukup besar itu menjadi sia-sia dan merugikan keuangan negara. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved