Breaking News:

Video

VIDEO - Mencicipi Lincah Busu, Rujak Legendaris di Pidie

Disebut legendaris, karena usaha rujak ini sudah lama dirawat begitu lama secara turun-temurun.

Penulis: Hendri Abik | Editor: m anshar

Laporan Hendri | Pidie

SERAMBINEWS, PIDIE – Berlokasi di tengah hamparan persawahan Gampong Busu, Kecamatan Mutiara Barat, Kabupaten Pidie, rujak busu merupakan salah satu pilihan kuliner yang cocok bila berwisata kuliner di Aceh.

Sajian ini bercita rasa tinggi, dan membuat lidah seperti bergoyang, karena itu Lincah Busu atau rujak di Kampung Busu ini begitu terkenal.

Disebut legendaris, karena usaha rujak ini sudah lama dirawat begitu lama, turun-temurun hingga pewarisnya sekarang tidak bisa ingat lagi, sejak kapan kakeknya memulai usaha tersebut. Potongan buahnya pas, segar, bersih dan sambalnya pun khas di mulut.

Campuran buahnya terdiri atas nenas, bengkuang, kedondong, ubi jalar, mentimun, pepaya, dan mangga muda, disajikan dengan limpahan meulisan dan taburan kacang tanah yang sudah digonseng.

Yang paling khas, tentu sambalnya yang kaya rasa, terbuat dari gula aren kualitas terbaik, berikut pisang muda yang digiling dan dicampur ke dalam sambal. Jika dicicipi, akan ada rasa manis, asam, tawar dan pedas. Ada 2 pilihan sambal, rasa pedas dan sedang dengan harga yang cocok di kantong, hanya Rp 6.000 per porsi.

Dengan kekhasannya, tak pelak kuliner ini telah dicicipi warga lokal hingga Nusantara. Hingga kini, banyak pengunjung yang singgah, bahkan membungkusnya untuk dibawa pulang dan dimakan bersama keluarga.

Narator: Tieya Andalusia

Video Editor: M Anshar

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved