Breaking News:

Info Subulussalam

Pembangunan Gedung PN Subulussalam akan Segera Terwujud, Pemko Hibahkan Tanah 3 Hektare Depan Kejari

Sertifikat hibah tanah PN Subulussalam itu diserahkan Wali Kota Subulussalam, H Affan Alfian Bintang SE di Pendopo Wali Kota Subulussalam.

Penulis: Khalidin | Editor: Mursal Ismail
Serambinews.com
Ketua Pengadilan Negeri (PN) Singkil Hamzah Sulaiman, SH, Jumat (10/9/2021) menerima sertifikat tanah untuk pembangunan Gedung PN Subulussalam. 

Laporan Khalidin I Subulussalam

SERAMBINEWS.COM, SUBULUSSALAM – Harapan masyarakat hadirnya Pegadilan Negeri (PN) di Kota Subulussalam tampaknya akan segera terwujud karena proses persiapan ikut dibantu Pemko untuk instansi vertikal itu. 

Terkini, Ketua Pengadilan Negeri (PN) Singkil Hamzah Sulaiman, SH yang wilayah tugasnya meliputi Kota Subulussalam, Jumat (10/9/2021) menerima sertifikat tanah untuk pembangunan Gedung PN Subulussalam.

Sertifikat hibah tanah PN Subulussalam itu diserahkan Wali Kota Subulussalam, H Affan Alfian Bintang SE di Pendopo Wali Kota Subulussalam.

Lahan yang dihibahkan untuk pembangunan PN Kota Subulussalam berada di Jalan Nasional atau Teuku Umar, Desa Tangga Besi, Kecamatan Simpang Kiri tepatnya depan Gedung Kejari Subulussalam.

“Alhamdulillah, sertifikat lahan untuk lokasi PN Subulussalam sudah kita terima, tinggal proses pengajuan pembangunan gedung,” kata Fahry Riyan Putra,SH, juru bicara PN Singkil kepada Serambinews.com. 

Baca juga: Pembentukan PN Subulussalam Jadi Prioritas, Ketua Pengadilan Tinggi Aceh Tinjau Lahan PN

Fahry yang juga salah satu hakim PN Singkil mengatakan, lahan lokasi Gedung Pengadilan Subulussalam seluas tiga hektare.

Dia pun mengharapkan dalam waktu secepatnya segera mendapat proyek pembangunan infrastruktur terkait dari Mahkamah Agung. 

Gedung PN Subulussalam, kata Fahry sangat dibutuhkan mengingat selama ini 75 persen orang yang berperkara di PN Singkil adalah warga asal Kota Subulussalam.

Oleh karena itu, kehadiran PN Subulussalam sangat membantu masyarakat karena selama ini terbebani jarak dan biaya ke Singkil dengan jarak 80 kilometer.

Fahry mengakui keberadaan PN di Subulussalam sangat penting sebagai salah bentuk mewujudkan visi misi Mahkamah Agung di bidang pelayanan bagi para pencari keadilan.

Hal ini  juga menerapkan asas peradilan yang cepat sederhana berbiaya ringan sekaligus turut mendukung dan membantu keinginan masyarakat Kota Subulussalam untuk memiliki PN sendiri. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved