Breaking News:

Berita Aceh Besar

Masuk 50 Besar Desa Terbaik, Gampong Nusa Miliki 42 Homestay, Oleh-oleh Terbaru Keripik Oen Temurui

Lantas bagaimana respon masyarakat Gampong Nusa, Kecamatan Lhoknga, Aceh Besar, atas prestasi tingkat nasional ini?

Penulis: Mawaddatul Husna | Editor: Mursal Ismail
SERAMBINEWS.COM/ HARI MAHARDHIKA
Keindahan panorama desa wisata Gampong Nusa yang masih asri. 

Lantas bagaimana respon masyarakat Gampong Nusa, Kecamatan Lhoknga, Aceh Besar, atas prestasi tingkat nasional ini? 

Laporan Mawaddatul Husna | Aceh Besar

SERAMBINEWS.COM, JANTHO - Baru-baru ini, Gampong Nusa, Kecamatan Lhoknga, Aceh Besar, masuk 50 besar desa terbaik se-Indonesia yang mewakili Aceh dalam ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI). 

Hal ini sebagaimana diumumkan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Sandiaga Salahuddin Uno, Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, dalam ajang tingkat nasional itu. 

Lantas bagaimana respon masyarakat Gampong Nusa, Kecamatan Lhoknga, Aceh Besar, atas prestasi tingkat nasional ini? 

“Respon masyarakat di Gampong Nusa semua masyarakat di sini sangat bersyukur dan bangga.

Bahkan ada yang menanyakan, apalagi yang harus dilakukan untuk Desa Nusa lebih indah dan lebih cantik,” kata Ketua Lembaga Pariwisata Nusa, Nurhayati Muhammad, kepada Serambinews.com, beberapa waktu lalu.

Pengunjung sedang beristirahat di basecamp Gampong Nusa, Kecamatan Lhoknga, Aceh Besar, beberapa waktu lalu
Pengunjung sedang beristirahat di basecamp Gampong Nusa, Kecamatan Lhoknga, Aceh Besar, beberapa waktu lalu (For Serambinews.com)

Baca juga: Gampong Nusa Masuk 50 Besar Desa Terbaik Se-Indonesia dalam ADWI, Begini Kiprah sebagai Desa Wisata

Ia menyebutkan keunggulan di Gampong Nusa ini adalah satu-satunya desa di Aceh yang setelah tsunami membuat pengelolaan sampah berbasis masyarakat. 

“Masyarakat di Gampong Nusa tidak dibayar, tetapi murni masyarakat sendiri yang mengumpulkan sampah, sehingga bisa dibuat kerajinan tangan seperti tas, bunga, kotak tisu, kotak pensil dan sebagainya,” katanya. 

Ia menyebutkan kerajinan tangan, seperti kotak tisu yang terbuat dari sampah organik, yaitu dari dedaunan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved