Breaking News:

Internasional

Satu Pasangan California Terpapar Covid-19 Meninggal, Tinggalkan Empat Anak dan Bayi Tiga Minggu

Satu pasangan di California, Amerika Serikat terpapar Covid-19 dan meninggal dunia. Dilaporkan, Davy Macias (37) diintubasi dan sekarat karena

Editor: M Nur Pakar
Courtesy Terri Serey
Pasangan suami-istri, Daniel dan Davy Macias yang meninggal dunia akibat terpapar Covid-19 di California, AS. 

Ketika ditanya apa yang dinikmati pasangan itu bersama, Serey punya satu jawaban: Hobi mereka adalah anak-anak mereka.

Karena Davy sering bekerja malam, dia akan menghabiskan waktu bersama anak-anaknya di siang hari, kata Serey.

Akun TikTok Davy hampir seluruhnya didedikasikan untuk mencatat kehidupan bersama anak-anaknya.

Satu video dari tahun lalu menunjukkan dia bersama keempat anaknya, semuanya mengenakan kostum hiu, menari mengikuti "Gangsta's Paradise" dari Coolio.

Pada awal Agustus 2021, seluruh keluarga terkena Covid-19, kata Serey.

Sementara anak-anak pulih relatif cepat, gejalanya hanya memburuk untuk Davy, yang pergi ke rumah sakit untuk perawatan.

Kurang dari seminggu kemudian, Daniel mengikuti.

Davy sudah diintubasi dan telah berhenti berkomunikasi langsung dengan keluarganya pada saat putri terbarunya lahir melalui operasi caesar pada 18 Agustus 2021, kata Serey.

Sekitar tiga hari setelah bayinya lahir, Daniel diintubasi.

Pasangan suami istri itu hanya terpisah beberapa kamar di rumah sakit.

Baca juga: Filipina Larang Pelancong Asing dari 10 Negara, Khawatirkan Penyebaran Virus Corona Delta

"Dia tidak tahu bahwa dia meninggal," kata Serey.

Ketika berita beredar tentang kematian pasangan itu, Serey mengatakan orang asing telah menghubungi dia dan suaminya.

Saudara laki-laki Davy, Vong untuk menanyakan apakah mereka harus mengambil vaksin.

"Mereka bertanya kepada saya tentang efek samping," kata Serey.

"Ini menarik, karena orang ingin seseorang memberi mereka jawaban," tambahnya.

"Jawabannya? "Saya tidak tahu siapa yang meninggal karena vaksin, tetapi saya tahu orang yang meninggal karena Covid," ujarnya.

Serey mengatakan tidak tahu apakah Davy menyesal karena tidak disuntik vaksin virus Corona, tetapi dia mendapat kesan Davy tidak percaya akan sakit parah.

"Saya tidak percaya, dia benar-benar berpikir itu akan menjadi seburuk itu," ungkapnya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved