Breaking News:

Jual Beli Online

Suami Istri Jual Ekstasi Dalam Kemasan Kopi Ditangkap Polisi, Modus Pakai Aplikasi Jual Beli Online

Kapolrestabes Medan, Kombes Riko Sunarko, mengatakan, mereka diamankan di rumahnya yang berada di Jalan Budi Kemenangan...

Editor: Eddy Fitriadi
TRIBUN MEDAN/GOKLAS WISELY
Polrestabes menggelar konferensi pers terkait tindak pidana narkotika dan psikotropika yang terjadi minggu terakhir ini di Kota Medan, Selasa (14/9/2021). 

Dikatakannya, kedua tersangka mengaku cara berjualan ini yang paling laku.

"Tersangka membuat kopi dicampur dengan ekstasi yang sudah diblender. Kemudian dipress lagi," ujarnya. 

MC berperan membantu mengepak atau mempres produksi ini, termasuk yang mengantarkan barang transaksi di tempat-tempat lain. 

Sementara J, selain produksi di rumahnya, ia langsung mengantarkan ke tempat-tempat hiburan maupun ke rumah pemesan.

Selain ekstasi, ada pula cairan Keytamin yang dijual dan juga membuat kemasan-kemasan lintingan ganja yang dibuat pakai paket. 

"Suami istri ini pengakuannya baru beberapa bulan, namun dari hasil penelusuran kami ada 5 rekening yang dibuat oleh yang bersangkutan untuk melakukan transaksi," sebutnya. 

Riko menjelaskan para tersangka juga beberapa kali memakai rekening dari orangtuanya untuk transaksi.

Saat ini pihaknya pun masih mendalami kasus ini karena yang bersangkutan melakukan modus pakai aplikasi jual beli online, menggunakan jasa antar salah satu jual beli online. 

Dengan begitu, suami istri ini dikenakan pasal 113, 112,114 UU nomor 35 tahun 2009, kemudian pasal 60 UU nomor 5 tahun 1997 dengan ancaman hukuman penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun atau hukuman mati. 

Barang bukti yang diamankan, di antaranya bungkus narkotika jenis sabu, 214 narkotika pil ekstasi, 4 bungkus sachet kopi campur yang belum sempat dijual oleh yang bersangkutan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved