Breaking News:

Berita Kutaraja

Uji Coba CCTV Lalu Lintas di Banda Aceh, Sehari 5.614 Pelanggaran Terjadi

Terhitung, sejak Senin tanggal 13 September 2021, telah dilakukan uji coba CCTV ETLE yang terpasang di 20 titik di seputaran Banda Aceh.

Penulis: Subur Dani | Editor: Saifullah
For Serambinews.com
Dirlantas Polda Aceh, Kombes Pol Dicky Sondani (kanan ujung) memantau pergerakan lalu lintas melalui CCTV Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE). 

Laporan Subur Dani  | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Aceh melakukan uji coba pemantauan lalu lintas menggunakan Closed Circuit Television (CCTV) yang dilengkapi Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di setiap persimpangan dalam Kota Banda Aceh.

Terhitung, sejak Senin tanggal 13 September 2021, telah dilakukan uji coba CCTV ETLE yang terpasang di 20 titik di seputaran Banda Aceh.

Dirlantas Polda Aceh, Kombes Pol Dicky Sondani, SIK, MH mengatakan, data pelanggaran lalu lintas yang terdeteksi oleh camera CCTV ETLE pada Senin (13/9/2021) dari pukul 09.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB, sebanyak 5.614 pelanggaran lalu lintas.

Adapun jenis pelanggaran tersebut meliputi, terobos lampu merah sebanyak 4.137 pelanggar, dan tidak menggunakan helm sebanyak 1.172 pelanggar.

"Serta tidak menggunakan seatbelt sebanyak 305 pelanggar," beber Kombes Dicky.

Dirlantas Polda Aceh mengimbau kepada masyarakat agar tidak lagi membuat pelanggaran lalu lintas, karena sekarang semua sudah direkam oleh CCTV ETLE.

Baca juga: Ditlantas Polda Aceh Pasang CCTV Pengintai Para Pelanggar di Setiap Persimpangan Kota Banda Aceh

Baca juga: Viral, 2 Laki-laki tak Berbusana Terekam CCTV Beraksi Bobol Kotak Amal Masjid Saat Dini Hari

Baca juga: VIDEO Rekaman CCTV Seorang Pria Meninggal dalam Kondisi Sujud saat Salat di Masjid

"Apabila masyarakat tidak patuh terhadap lampu merah, pakai helm dan pakai seatbelt, maka ribuan tilang setiap hari akan dikirim ke rumah-rumah oleh petugas pos," terang Dirlantas.

Apabila ETLE sudah diberlakukan secara resmi maka tilang akan berjalan terus selama 1x24 jam dan berkas tilang akan dikirim ke rumah melalui jasa pos.

Dia menjelaskan, ETLE akan membaca plat nomor kendaraan pada saat terjadi pelanggaran, dari plat nomor akan diketahui alamat pemilik kendaraan bermotor.

"Apabila pemilik kendaraan bermotor tidak sesuai dengan STNK, maka yang mendapat tilang tetap pemilik kendaraan sesuai nama di STNK," lanjut Dirlantas.

Dirlantas Polda Aceh juga mengimbau kepada masyarakat apabila beli kendaraan bermotor bekas/seken agar segera melakukan balik nama.

Baca juga: VIDEO - Aksi Pencurian Pakis Haji Terekam CCTV, Pencurinya Pakai Mobil Bagus

Baca juga: Tabung Gas dan Bola Lampu di Toko Raib, Pemilik Usaha Cek CCTV dan Malah Temukan Pocong

Baca juga: VIDEO Rekaman CCTV Detik-detik Perampokan Toko Klontong Milik Warga Tionghoa di Kota Langsa

Supaya pemilik kendaraan lama tidak menjadi korban tilang, padahal kendaraannya sudah dijual ke orang lain.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved