Breaking News:

VIDEO

VIDEO - Amnesti Dipertanyakan, Taliban Memulai Eksekusi dan Rekaman Disebar ke Medsos

Hal itu dapat dilihat dari warna seragam hijau tua, mirip dengan seragam yang diberikan oleh AS kepada para tentara nasional. Video itu muncul bebera

Penulis: Syukrillah Al-Amin | Editor: Amirullah

SERAMBINEWS.COM - Beredar dan viral di media sosial sebuah video yang menunjukkan milisi Taliban melakukan eksekusi mati.

Dalam video itu tampak kelompok milisi Taliban berteriak dengan semangat.

Hal itu terjadi di tengah juru bicara Taliban mengklaim tidak kejam dan akan membangun kesejahteraan negara.

Dikutip oleh Kompas.com dari Daily Mail, Minggu (12/9/2021), tampak enam orang pria yang memegang senapan dan mencengkeram dua pisau berlumuran darah.

Diyakini pria yang dieksekusi mati tersebut merupakan tentara Afghanistan.

Hal itu dapat dilihat dari warna seragam hijau tua, mirip dengan seragam yang diberikan oleh AS kepada para tentara nasional.

Video itu muncul beberapa hari setelah milisi Taliban mengeksekusi Rohullah Azizi.

Diketahui Rohullah Azizi merupakan saudara laki-laki dari satu pemimpin pejuang perlawanan Afghanistan, Amrullah Saleh.

Amrullah Saleh merupakan mantan wakil presiden yang menjadi salah satu pimpinan pasukan anti-Taliban di Lembah Panjshir.

Video soal pasukan Taliban itu sangat kontras dengan pernyataan juru bicara Taliban, Suhail Shaheen.

Dalam pernyataannya, Suhail menyebut kini mereka telah berubah menjadi lebih baik dan bukan lagi kelompok yang haus darah.

Ia bahkan menyebut akan fokus mengangkat kehidupan rakyat dan membangun kesejahteraan negara.

"Sekarang, kami fokus mengangkat kehidupan rakyat kami, membangun Afghanistan, menciptakan lapangan kerja bagi rakyat kami, membangun kesejahteraan negara," lanjutnya.

Soal aksi kekerasan yang viral di media sosial, Suhail menjelaskan, aksi itu buakn kebijakan resmi.

"Kekerasan bukan kebijakan resmi. Jika ada yang ingin berdemonstrasi, mereka harus mendapatkan izin dari menteri dalam negeri dan menyatakan demonstrasi akan berlangsung." (Tribun-Video.com/Kompas.com)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved