Breaking News:

Berita Aceh Utara

Ini Jumlah Nakes RSU Cut Meutia Aceh Utara yang Masih Isolasi Mandiri 

 Jumlah tersebut merupakan jumlah terbanyak dalam dua tahun terakhir ini atau sejak wabah Corona ditetapkan sebagai bencana nasional

Penulis: Jafaruddin | Editor: Nur Nihayati
hand over dokumen pribadi
Humas RSU Cut Meutia Aceh Utara, Jalaluddin 

 Jumlah tersebut merupakan jumlah terbanyak dalam dua tahun terakhir ini atau sejak wabah Corona ditetapkan sebagai bencana nasional

Laporan Jafaruddin I Aceh Utara 

SERAMBINEWS.COM,LHOKSEUMAWE – Sebanyak 23 tenaga kesehatan (nakes) RSU Cut Meutia Aceh Utara hingga Selasa (14/9/2021) masih menjalani isolasi mandiri. 

Mereka diharuskan menghindari kontak fisik dengan siapapun setelah terpapar Corona Virus Disease (Covid-19). 

23 nakes nakes itu terpapar corona saat memberikan pelayanan kepada pasein di tempat bekerja. 

“Sampai hari ini 23 nakes tersebut masih isolasi mandiri di rumahnya masing-masing,” ujar Humas RSU Cut Meutia Aceh Utara, Jalaluddin MKes, kepada Serambinews.com, Selasa (14/9/2021).

Mereka dinyatakan terpapar corona berdasarkan hasil swab yang dilakukan di RS setempat. 

 Jumlah tersebut merupakan jumlah terbanyak dalam dua tahun terakhir ini atau sejak wabah Corona ditetapkan sebagai bencana nasional oleh Presiden RI Joko Widodo pada 14 April 2021. 

Bertambah nakes yang harus isolasi mandiri menjadi 23 orang, karena bertambah sembilan orang sejak tiga hari terakhir Kamis-Minggu (9-12/9/2021) yang positif Covid-19 berdasarkan hasil swab. 

Dengan bertambah tujuh nakes hari ini yang jalani isolasi mandiri, sehingga jumlah nakes yang mencapai117orang.

“Tapi dari jumlah itu, nakes yang sudah sembuh mencapai 94 orang,” ujar Humas RSU Cut Meutia Aceh Utara.

Nakes yang terpapar Corona tersebut, sudah dua kali mendapat suntikan vaksin dan sekarang menunggu jadwal dosis tiga, kalau sudah sembuh nantinya. 

“Kita mengetahui mereka terpapar setelah datang sendiri melaporkan, dan setelah diswab ternyata benar mereka terpapar corona,” ujar Humas RSU Cut Meutia Aceh Utara. 

Karena awalnya merasa hilang penciuman, kemudian ada juga yang demam. 

“Namun, mereka tidak perlu menjalani perawatan karena tidak memiliki penyakit penyerta dan kondisinya masih baik,” ujar Jalaluddin.(*)

Baca juga: Kesulitan Solar di SPBU, Akhirnya Pemilik Kendaraan Beli Enceran di Kios

Baca juga: Manchester City Awali Liga Champions dengan Sakit Hati

Baca juga: Arab Saudi Akan Berupaya Ciptakan Perdamaian di Yaman, Bekerjasama dengan PBB

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved