Jumat, 5 Juni 2026

Sepak Bola

Liverpool Hadapi Grup Liga Champions Terberat, Awali Pertandingan dengan AC Milan

Manajer Liverpool, Inggris, Jurgen Klopp mengatakan timnya menghadapi grup Liga Champions terberat sejak bergabung dengan klub.

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
AFP/JAVIER SORIANO
Jurgen Klopp memenangkan Liga Champions 2019 bersama Liverpool 

SERAMBINEWS.COM, LIVERPOOL - Manajer Liverpool, Inggris, Jurgen Klopp mengatakan timnya menghadapi grup Liga Champions terberat sejak bergabung dengan klub.

Dia akan mempertahankan format kompetisi saat mempersiapkan diri untuk pertandingan melawan AC Milan pada Rabu (15/9/2021).

The Reds asuhan Klopp akan menghadapi juara Eropa tujuh kali AC Milan.

Kemudian, juara bertahan Liga Spanyol Atletico Madrid dan juara Liga Champions 2004, Porto di Grup B yang menakutkan.

Dilansir AFP, Badan sepak bola Eropa (UEFA) awal tahun ini mengumumkan format baru untuk Liga Champions mulai 2024.

Menggantikan penyisihan grup 32 tim dengan satu liga yang terdiri dari 36 klub.

Baca juga: Hasil dan Klasemen Liga Inggris: Rekor Mohamed Salah, Liverpool dan Chelsea Ancam Manchester United

hal itu memicu kekhawatiran, kualitas turnamen akan berkurang, dengan manajer juga berbicara tentang beban kerja pemain.

Klopp mengatakan pada konferensi pers pra-pertandingannya pada Selasa (14/9/2021), susunan grup Liverpool musim ini menunjukkan kekuatan format saat ini.

"Ini adalah grup terkuat sejak saya di Liverpool, tidak diragukan lagi," kata pelatih asal Jerman, yang timnya dinobatkan sebagai juara Eropa pada 2019.

“Saya tidak pernah mengerti ketika orang berbicara tentang perubahan di Liga Champions dan itu hal yang benar," tambahnya.

"Saya suka Liga Champions seperti apa adanya," katanya.

"Grup ini menunjukkan tidak ada pertandingan di mana orang berpikir, 'Apakah kita benar-benar ingin menontonnya?'" tanyanya.

Pertandingan Rabu di Anfield menampilkan dua tim yang telah dinobatkan sebagai juara Eropa 13 kali di antara mereka.

Baca juga: Jadwal Liga Champions Malam Ini, Debut Ronaldo Bersama Setan Merah, Barcelona tanpa Lionel Messi

Bahkan, menjadi pertandingan ulang final 2005 di Istanbul, ketika Liverpool bangkit dari defisit 3-0 di babak pertama untuk menang melalui adu penalti.

Milan membalas dendam ketika mereka mengalahkan Liverpool 2-1 di final 2007 di Athena.

Rossoneri asuhan Stefano Pioli merupakan kekuatan yang harus diperhitungkan sekali lagi setelah gagal lolos ke kompetisi klub papan atas Eropa selama tujuh musim berturut-turut.

Klopp memperkirakan grup Liverpool akan menarik dari detik pertama hingga detik terakhir.

"Saya tidak bisa melihat keputusan awal dibuat di grup ini," katanya.

"Itu membuat kami tetap waspada dan itulah yang kami inginkan," harapnya.

Klopp mengatakan dia menikmati kembalinya kerumunan setelah sebagian besar ditutup musim lalu karena pandemi virus corona.

"Stadion yang luar biasa, penonton yang luar biasa, basis penggemar yang bersemangat, itulah yang kami inginkan dari sepak bola," kata pria berusia 54 tahun itu.

Baca juga: Hasil Play-off Liga Champions - Bantai Dinamo Zagreb, Klub Termiskin Eropa Bisa Sejajar AC Milan

Bos Liverpool itu juga mengatakan gelandang berusia 18 tahun Harvey Elliott menjalani operasi pada pergelangan kakinya setelah ditandu keluar lapangan saat menang 3-0 di Leeds.

“Saya berbicara dengannya setelah pertandingan dan dia berada di tempat terbaik saat itu,” kata Klopp.

"Hari ini dia berada di London dan akan menjalani operasi dan kami semua menunggu kabar darinya," ujarnya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved