Breaking News:

Internasional

Pemimpin Taliban Berkelahi di Istana Kepresidenan Kabul, Pimpinan Taliban Lari ke Kandahar

Para pemimpin Taliban terlibat perkelahian besar-besaran di Istana Kepresidenan Kabul, Afghanistan akhir pekan lalu.

Editor: M Nur Pakar
AP/Zabi Karimi
Satu anggota Taliban yang dikelilingi teman-temannya duduk di kursi Presiden Afghanistan di Kabul, Minggu (15/8/2021). 

SERAMBINEWS.COM, KABUL - Para pemimpin Taliban terlibat perkelahian besar-besaran di Istana Kepresidenan Kabul, Afghanistan akhir pekan lalu.

Mereka berselisih mengenai siapa yang paling berhasil mengusir pasukan AS dari Afghanistan.

Anggota-anggota penting Taliban terlibat perkelahian besar-besaran setelah berselisih mengenai siapa yang paling berhasil mengamankan kemenangan di Afghanistan.

Partai-partai tersebut juga berselisih mengenai siapa yang harus mendapatkan peran kabinet dalam pemerintahan baru, lansir BBC, Rabu (15/9/2021).

Taliban menguasai Kabul pada 15 Agustus 2021 dan militer AS menarik diri untuk selamanya pada 30 Agustus 2021.

Taliban mengumumkan pemerintahan sementara pada 7 September 2021.

Memimpin satu sisi pertempuran, salah satu pendiri Taliban dan wakil perdana menteri sementara Mullah Abdul Ghani Baradar.

Yang lainnya dipimpin oleh Khalil ur-Rahman Haqqani, Menteri Urusan Pengungsi.

Baca juga: Juru Bicara Taliban Dianggap Seperti Hantu Hidup di Bawah Pengawasan AS dan Afghanistan

Sumber-sumber Taliban kepada BBC mengatakan pertengkaran itu terjadi karena Baradar tidak senang dengan susunan pemerintahan sementara.

Baradar juga berpendapat upaya diplomatik untuk mengambil alih Afghanistan, seperti yang dilakukan sendiri, lebih efektif daripada penggunaan kekuatan militer.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved