Breaking News:

Internasional

Tim Sepak Bola Putri Afghanistan Kabur ke Pakistan, Taliban Larang Anak Perempuan Ikuti Olahraga

Anggota tim sepak bola putri nasional Afghanistan melarikan diri melintasi perbatasan ke Pakistan. Sekelompok pemain junior dan pelatih serta

Editor: M Nur Pakar
AFP/Arif ALI
Tim sepak bola putri nasional Afghanistan mengenakan karangan bunga saat tiba di Federasi Sepak Bola Pakistan, Lahore, Rabu (15/9/2021). 

SERAMBINEWS.COM, KABUL - Anggota tim sepak bola putri nasional Afghanistan melarikan diri melintasi perbatasan ke Pakistan.

Sekelompok pemain junior dan pelatih serta keluarga mereka telah mencoba melarikan diri dari negara itu bulan lalu.

Tetapi serangan bom yang menghancurkan di bandara Kabul membuat mereka terdampar, kata seseorang yang dekat dengan tim kepada AFP, Rabu (15/9/2021).

"Saya menerima permintaan untuk penyelamatan mereka dari LSM lain yang berbasis di Inggris," kata Sardar Naveed Haider, seorang duta besar untuk LSM Football for Peace, berbasis di London.

"Jadi saya menulis surat kepada Perdana Menteri Imran Khan yang mengeluarkan izin bagi mereka untuk mendarat di Pakistan," ujarnya.

Lebih dari 75 orang melintasi perbatasan utara pada Selasa (14/9/2021).

Baca juga: Utusan Afghanistan di PBB Tuduh Taliban Langgar Janji Melindungi Perempuan dan HAM

Sebelum melakukan perjalanan ke selatan ke kota Lahore di mana disambut dengan karangan bunga.

Sekitar 30 lainnya masih berharap untuk menyeberang ke Pakistan.

Mereka akan tinggal di Pakistan selama sebulan sebelum pindah ke negara lain.

Gadis-gadis itu, yang bermain untuk tim U-14, U-16 dan U-18, melintasi perbatasan darat dengan mengenakan burqa, kata Haider, sebelum mereka kemudian berganti kerudung.

Taliban melarang perempuan bermain di semua cabang olahraga selama pemerintahan pertama mereka pada 1990-an.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved