Breaking News:

Video

VIDEO Abusyik Pidie Launching Program Gepeuaman, Jaga Kesuburan Tanah dengan Pupuk Organik

Kadistanbun Aceh menyalurkan benih padi inbrida sebanyak 37,5 ton untuk 1.500 hektar lahan, pupuk cair, hand sprayer 10 unit dan cairan pembasmi hama.

Penulis: Herianto | Editor: Hari Mahardhika

Laporan Herianto | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, Banda Aceh - Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, pada hari Selasa (14/9) melaunching kembali Program Gerakan Peningkatan Produktivitas Lahan Sawah Pra Tanam (Gepeuaman) di Gampong Jumphoih Adan Kecamatan Mutiara Timur, Kabupaten Pidie.  

Acara Lounching Gepeuaman ini, dibuka Bupati Aceh Pidie, Roni Ahmad, yang diwakili Asisten I Setda Pidie, Samsul Azhar.  

Pada acara tersebut, Kadistanbun Aceh menyalurkan bantuan benih padi inbrida sebanyak 37,5 ton untuk 1.500 hektar lahan sawah, pupuk cair, hand sprayer 10 unit, dan cairan  tanaman.  

Kadis Pertanian dan Perkebunan Aceh, Cut Huzaimah, menjelaskan, gerakan ini bertujuan untuk mengembalikan kesuburan lahan sawah petani dari pencemaran akibat penggunaan pupuk kimia dan bahan pembasmi hama secara terus menerus agar beralih ke pupuk organik.  

Gerakan yang digagas oleh Kadistanbun Aceh ini, sangat diharapkan respon dan dukungan dari kelompok tani, untuk menjaga dan menjalankan program tersebut secara berkelanjutan di setiap musim tanam gadu dan rendeng.  

Sementara itu, Kepala Perwakilan BI Aceh, Achris Sarwani mengatakan, pihaknya sangat puas, bantuan lab pengolahan pupuk organik yang diberikan kepada SMK Pertanian Saree, Aceh Besar, sudah memberikan manfaat pada kegiatan yang kini sedang dijalankan Distanbun Aceh untuk peningkatan produktivitas lahan sawah, dan peningkatan produktivitas produksi gabah dari 5,3 ton naik menjadi 8 ton/hektar.  

Narator: Ardiansyah
Video Editor: Hari Mahardhika

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved