Breaking News:

Internasional

Amnesty International Kutuk Iran, 72 Tahanan Meninggal, Petugas Penjara Tak Dihukum

Amnesty Internasional mengutuk Iran yang telah menyebabkan 72 tahanan meninggal secara tak wajar di dalam penjara Iran.

Editor: M Nur Pakar
AP/Justice Ali
Seorang penjaga memukul seorang tahanan di dalam penjara Evin, Iran. 

SERAMBINEWS.COM, LONDON - Amnesty Internasional mengutuk Iran yang telah menyebabkan 72 tahanan meninggal secara tak wajar di dalam penjara Iran.

Pemerintah Iran memberlakukan impunitas (kebal hukum) atas kematian tahanan yang dilakukan petugas penjara.

“Pihak berwenang Iran telah gagal memberikan pertanggungjawaban atas 72 kematian tahanan sejak Januari 2010," kata Amnesty.

Dilansir ArabNews, Jumat (17/9/2021), ada laporan yang dapat dipercaya, mereka tewas akibat penyiksaan.

Atau juga perlakuan buruk, serta penggunaan senjata api dan gas air mata yang mematikan oleh para petugas penjara.

Kasus terdokumentasi terbaru melibatkan seorang pria berusia 31 tahun yang kematiannya dilaporkan kepada keluarganya.

Pejabat kementerian intelijen di Urumieh, Provinsi Azerbaijan Barat, Iran melaporkan hal itu pada 8 September 2021.

Baca juga: Suami Ratcliffe Mengecam Pendekatan Inggris Terhadap Penahanan Istrinya di Penjara Iran

“Laporan kematian Yaser Mangouri sangat mencurigakan, semakin mengungkap bagaimana iklim impunitas semakin kuat," kata kata Heba Morayef, direktur Amnesty Timur Tengah dan Afrika Utara.

"Pasukan keamanan terus melanggar hak hidup tahanan tanpa rasa takut akan konsekuensi atau pertanggungjawaban,” tambahnya.

Laporan kelompok itu menyusul pengakuan kepala penjara Iran bulan lalu.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved