Breaking News:

Dana Desa

Bireuen Bisa Jadi Kabupaten Pertama Tuntaskan Pencarian Dana Desa

Harapan tersebut disampaikan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Aceh Syafriadi dalam pertemuan Fokus Discussion Grup (FGD

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS.COM/ MUHAMMAD NASIR
Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan (DJPb) Aceh, Syafriadi dalam kegiatan media meeting, Selasa (7/9/2021) di Gedung Keuangan Aceh, Banda Aceh. 

Laporan Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Realisasi pencairan dana desa untuk Bireuen telah mencapai 79 persen, sehingga diharap bisa menjadi salah satu kabupaten di Aceh dan nasional, yang pertama tuntas mencairkan dana desa tahun 2021.

Harapan tersebut disampaikan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Aceh Syafriadi dalam pertemuan Fokus Discussion Grup (FGD) percepatan penyaluran DAK fisik tahun 2021, Kamis (16/09/2021) di aula Bapedda Bireuen.

Pertemuan FGD diikuti Asisten III Setdakab Bireuen, Dailami SHut, bersama Kepala KPPN Lhokseumawe Semfebri Marihot Simbolon, Vice Presiden Pengadaian Area Banda Aceh Feri Hariawan, serta pejabat terkait lain dan sejumlah kepala SKPK.

Baca juga: Harga Turun, Warga Lhokseumawe Malah Banyak yang Jual  Emas

Syafriadi mengatakan, kegiatan FGD yang laksanakan untuk melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan Transfer Kedaerahan dan Dana Desa (TKDD) juga terkait dengan tugas perbantuan yang ada di Bireuen.

Sampai saat ini, kata Safriadi dari beberapa alokasi transfer kedaerah dan dana desa masuk ke Bireuen ada sudah bagus dan juga masih perlu terus didorong lebih kuat lagi.

"Yang sudah bagus itu diantaranya yaitu pencairan dana desa, sampai kemarin, Rabu (15/09/2021). Angkanya telah mencapai 79 persen bisa dicairkan di Bireuen," ujarnya.

Capaian realisasi 79 persen merupakan sebuah prestasi yang baik sehingga DJBb ingin mendorong KPPN melalui KPPN Lhokseumawe, agar Bireuen bisa menjadi salah satu kabupaten di Aceh bahkan nasional yang pertama tuntas pencairan dana desa secara nasional tahun 2021," tutur Kakanwil DJPb Aceh.

Baca juga: Hujan Diprediksi Masih Guyur Sebagian Kawasan di Aceh Hingga Tiga Hari Kedepan, Ini Data BMKG

Dalam hal ini, lanjut Safriadi, sudah mendapat komitmen dari berbagai pihak, baik dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Gampong, Perempuan dan Keluarga Berencana (DPMGPKB), dan Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD), Inspektur Setdakab Bireuen.

Dikatakan juga untuk proses pencairan dana desa tidak bisa bergantung dari satu lembaga, dan satu unit, tetapi merupakan sinergi, koloborasi berbagai macam unit.

"Kalau kita ingin Bireuen tercepat pencairan dana desa, ayuk kita sama-sama mulai keuchik, camat, BPKD, Inspektur, untuk memberikan torehan emas bagi Bireuen tahun 2021," ajak Kakanwil.

Ditambahkan, dari sisi yang masih perlu dicermati untuk mendapat perhatian bersama-sama yaitu terkait Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik tahun 2021, agar dapat cair secepatnya.

"Target kita, karena masih 19 persen realisasinya, di 21 Oktober harus mencapai 70 persen. Maka kita harus memperkuat kolaborasi, sinergi, dan komitmen bersama untuk kita bisa melakukan tahapan-tahapan secara konkret. Sehingga nantinya bisa mencapai di 21 Oktober minimal 70 persen, untuk ini maka perlu merapatkan barisan dari seluruh unit kerja, mulai UPTD, SKPK, Inspektorat, BPKD, KPPN bersama-sama bersinergi, terang Syafriadi.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved