Breaking News:

Mantan Pramugari Dianiaya Suami di Medan, Korban Nangis Bersaksi di Sidang, Ngaku Tidak Tahan Lagi

Dalam sidang yang berlangsung di ruang Cakra 4  PN Medan tersebut, saksi korban Cindy Laurenchia Kaluku menangis terisak-isak saat memberikan keterang

Editor: Faisal Zamzami
TRIBUN MEDAN/GITA NADIA PUTRI TARIGAN
Cindy Laurenchia Kaluku, mantan pramugari yang digebuki suami oknum ASN BPN Sumut, Hadjarul Aswad Bauty saat bersaksi di persidangan, Kamis (16/9/2021) malam. 

SERAMBINEWS.COM, MEDAN - Oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) Badan Pertanahan Negara (BPN) Sumut, Hadjarul Aswad Bauty tega gebuki istrinya hanya karena pinjaman online (pinjol).

Akibat perbuatannya itu, oknum ASN BPN Sumut ini diseret ke persidangan dan diadili. 

Dalam sidang yang berlangsung di ruang Cakra 4  PN Medan tersebut, saksi korban Cindy Laurenchia Kaluku menangis terisak-isak saat memberikan keterangan.

Saat bersaksi di hadapan majelis hakim Abdul Kadir, Cindy mengaku kesalahannya karena melakukan pinjol, namun ia menyebut itu dilakukan untuk menutupi kebutuhan rumah tangganya.

"Memang salah, aku pinjam online tanpa sepengetahuan suami namun itu dilakukan untuk memenuhi kebutuhan keluarganya," ucap Cindi sembari menangis, Kamis (16/9/2021) malam.

Kejadian penganiayaan itu, kata Cindi, terjadi pada Senin 17 Mei 2021 lalu.

Iia mengaku mendapat tamparan bertubi-tubi dari sang suami

"Meski saya sudah bersujud, namun suami terus menampar pipi saya hingga memukul bagian pada lengan kiri saya,"

"Sebab terdakwa hanya memberikan kebutuhan Rp 500 ribu perbulan. Jadi tidak mencukupi," ucap maantan pramugari maskapai penerbangan swasta ini.

Baca juga: Suami Tega Tendang Paha Istri, Pelaku Lakukan KDRT karena Kesal Dijelek-jelekan

Baca juga: Suami Aniaya Istri hingga Terluka, Pelaku Emosi Korban Menolak Diajak Pulang saat Nongkrong di Kios

Dalam persidangan itu, Cindy mengatakan bahwa dirinya sudah tidak tahan lagi.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved