Breaking News:

Berita Bireuen

DJPb Berikan Pinjaman untuk Usaha Ultra Mikro Maksimal Rp 20 Juta, Disalur 3 Lembaga Non-Bank Ini

Ya, alternatif pembiayaan atau pinjaman itu untuk mendongkrak peningkatan ekonomi bagi masyarakat berusaha sektor ultra mikro di Aceh dan khususnya di

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Mursal Ismail
For Serambinews.com
Kakanwil DJPb Aceh, Syafriadi 

Ya, alternatif pembiayaan atau pinjaman itu untuk mendongkrak peningkatan ekonomi bagi masyarakat berusaha sektor ultra mikro di Aceh dan khususnya di Bireuen.   

Laporan Yusmandin Idris I Bireuen 

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan atau Kakanwil DJPb Aceh, Syafriadi, dorong adanya alternatif pembiayaan atau pinjaman. 

Ya, alternatif pembiayaan atau pinjaman itu untuk mendongkrak peningkatan ekonomi bagi masyarakat berusaha sektor ultra mikro di Aceh dan khususnya di Bireuen.   

Hal tersebut disampaikan Kakanwil DJPb Aceh Syafriadi usai gelar kegiatan Fokus Discussion Grup (FGD) percepatan penyaluran DAK fisik tahun 2021 di Bappeda Bireuen, Kamis  (16/9/2021). 

"DJPBb ingin mendorong adanya satu alternatif pembiayaan bagi sahabat dan rekan kita, tetangga kita, di sektor UMKM level ultra mikro.

Nantinya  akan bersama-sama dengan dinas koperasi, KPPN Lhokseumawe, Pengadaian, Permodalan Nasional Madani (PNM), Koperasi Mitra Duafa, ingin menyasar seluruh ultra mikro," kata Syafriadi. 

Baca juga: Bolehkah Melakukan Umroh dengan Uang Pinjaman di Bank? Simak Penjelasan Buya Yahya

Baca juga: Lima Kementerian dan Lembaga Komit Berantas Pinjaman Online Ilegal

Baca juga: Belajar dari Kasus Afifah, Ini Cara Ketahui Pinjaman Online Ilegal dan Cara Melaporkannya

Syafriadi mengatakan dengan adanya alternatif pembiayaan, sehingga mampu bertahan dan juga diberdayakan untuk menjadi lebih besar lagi usahanya.

"Bagaimana pun rekan-rekan dari usaha ultra mikro tulang punggung kita dalam pertumbuhan ekonomi dan jumlah mereka sangat besar," ujarnya.

Tetapi, karena pelaku usaha ultra mikro belum begitu akrab dengan perbankan, sehingga sulit mendapatkan modal usaha, DJPb memberikan alternatif akses pembiayaan atau pinjaman dengan plafon maksimal Rp 20 juta.

Pembiayaan alternatif disalurkan tiga lembaga penyalur non-bank atau Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB), yaitu PT Pengadaian, PT KNM, dan Koperasi Mitra Duafa.

"Melalui tiga lembaga ini, penyaluran Ultra Mikro di Bireuen bisa membantu UMKM tumbuh dan berkembang usahanya dan bisa naik kelas," imbuh Kakanwil DJPb Aceh, Syafriadi.

Vice Presiden Pengadaian Area Banda Aceh Feri Hariawan mengatakan pemerintah ingin membantu pelaku usaha UMKM melalui pembiayaan gadai ultra mikro dan saat ini untuk plafon anggaran di pengadaian maksimal Rp 10 juta.

Pembiayaan ini adalah pinjaman untuk UMKM dan Pengadaian untuk membantu program ini memberikan diskon 45 persen pinjaman Rp 1 juta  - Rp10 juta.

"Kami dari pengadian bersama KPPN dan DJPb mengajak Pemerintah Daerah khususnya Dinas Koperasi menginformasikan pembiayan mikro ini bagi pelaku usaha UMKM," jelas Feri. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved