Breaking News:

MBCA, Tak Hanya Sekedar Hobi

Mercedes Benz 190 tahun 1964 yang lebih dikenal dengan nama Mercy 190 Batman, terparkir gagah di bawah garasi rumah dr Armia SpOT

Editor: bakri
FOTO ZAINAL ARIFIN DAN SYAMSUL AZMAN
Pengurus dan anggota komunitas Mercedes Benz Club Aceh (MBCA) di rumah dr Armia SpOT di bilangan Geuceu, Banda Aceh, Selasa (14/9/2021). 

BANDA ACEH - Mercedes Benz 190 tahun 1964 yang lebih dikenal dengan nama Mercy 190 Batman, terparkir gagah di bawah garasi rumah dr Armia SpOT di bilangan Geuceu, Banda Aceh, Selasa (14/9/2021). Si doi yang keren mentereng ini, terlihat berwibawa menjadi pemimpin bagi 10 mobil lainnya yang berjejer di garasi dan halaman rumah itu.

Mobil tanpa kaca spion dan memiliki sirip di bagian belakang ini, diklaim sebagai satu-satunya di Aceh. Pemiliknya adalah dr Armia SpOT, Ketua Umum Mercedes Benz Club Aceh (MBCA), organisasi yang memayungi para pecinta mobil Mercedes Benz di Aceh.

Di samping si Batman itu, terparkir dua mobil lain yang tak kalah keren. Yakni Tiger  W123 serta W115 Tahun 72 yang merupakan adik dari Mercy 190 Batman. Sementara di belakang mereka, Mercy tipe station wagon, yakni terdapat S124 tahun 91, tampak kalem sebagai mobil keluarga.

Meski keluaran tahun 1991, tapi mobil yang memiliki ruang bagasi sekaligus bisa difungsikan sebagai tempat duduk bagi anak-anak ini, sudah menggunakan teknologi matic dan hidrolik di pintu belakang. “Ini saya beli dari pihak Kedutaan Belgia di Jakarta,” ujar dr Armia.

Sementara di halaman rumah yang luas itu, terparkir sejumlah Mercedes Benz Tiger Boxer dari berbagai tipe dan tahun, dengan warna-warna klasik berseni tinggi. Satu Jeep W460 Gclass tahun 1988 milik Nasri Noor tampak menonjol di antara mobil-mobil sedan yang masing-masing pernah menjadi primadona pada masanya.

Hari itu, tak ada agenda khusus bagi para anggota MBCA berkumpul di rumah sang ketua. Hanya ada satu agenda, yaitu melayani permintaan wawancara tim Serambi On TV dan tim dari Danish Car Interior.

Dokter Armia didampingi oleh para pengurus dan anggota MBCA, seperti Nasri Noor, Samsuar, Muqni, Adek Mirza, dan Rahmat. “Kebetulan, teman-teman ini sedang punya waktu luang, jadi bisa gabung di sini,” kata Armia, dokter spesialis bedah tulang yang bertugas di RSUZA Banda Aceh.

Berdiri sejak tahun 2012

Armia mengatakan, Mercedes Benz Club Aceh atau MBCA berdiri pada tahun 2012. Kepengursan mereka dilantik pada tanggal 12 Januari, oleh Presiden Mercedes Benz INA (Indonesia). “Pelantikan kami saat itu dihadiri oleh aali kota Banda Aceh (pada masa itu) Illiza Sa'aduddin Djamal,” kata Armia.

Sebagai anggota klub Mercedes Benz chapter Aceh, kata Armia, mereka terhubung dengan para anggota klub serupa di seluruh Indonesia dan juga negara-negara lain di dunia. “Kita (anggota MBCA) juga dapat kartu member untuk Mercedes Benz Club dari Stuttgart Jerman,” ujarnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved