Breaking News:

Berita Banda Aceh

Mulai Besok, Kompetisi Sains Madrasah Tingkat Provinsi Aceh Digelar

Para peserta akan mewakili kabupaten/kota masing-masing dalam ajang bergengsi ini. Seluruh peserta akan mengikuti kompetisi ini lewat aplikasi Ruang

Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Mursal Ismail
Kemenag.go.id
Kakankemenag Aceh, Dr H Iqbal SAg MAg 

Para peserta akan mewakili kabupaten/kota masing-masing dalam ajang bergengsi ini. Seluruh peserta akan mengikuti kompetisi ini lewat aplikasi Ruang Ujian CBT KSM melalui PC masing-masing.

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Aceh menggelar Kompetisi Sains Madrasah (KSM) Provinsi secara daring pada 19-20 September 2021.

Para peserta akan mewakili kabupaten/kota masing-masing dalam ajang bergengsi ini. Seluruh peserta akan mengikuti kompetisi ini lewat aplikasi Ruang Ujian CBT KSM melalui PC masing-masing.

Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Aceh Dr H Iqbal SAg Mag, Sabtu (18/9/2021) mengatakan, KSM adalah ajang bergengsi di mana perwakilan madrasah dan sekolah akan mewakili daerah masing-masing untuk mengharumkan nama daerahnya.

"Karenanya persiapkan diri sebaik mungkin, peserta yang terbaik akan mewakili Aceh pada tingkat nasional," katanya.

Iqbal mengatakan, ajang KSM Provinsi diharapkan melahirkan peserta yang memiliki daya saing dan berkompetensi di bidang keilmuan yang diikutinya.

Sehingga Aceh mampu mewujudkan targetnya untuk meraih posisi tiga besar nasional pada tahun ini.

"Tahun lalu kita peringkat 9, tahun ini harus masuk 3 besar. Dengan doa dan kerja keras para peserta target kita ini Insya Allah tercapai," ujarnya.

Sementara Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Aceh, Drs Mukhlis MPd, mengatakan pihaknya terus mematangkan persiapan pelaksanaan KSM Provinsi.

"Persiapan maksimal KSM dilakukan hari ini di Hotel Permata Hati, pelaksanaan 2 hari tanggal 19 dan 20, setiap pengawas memantau 40 siswa.

Dan ada kamera d komputer,  sehingga bila ada kecurangan langsung ditegur lewat aplikasi untuk peringatan," katanya.

Mukhlis berharap peserta dapat mengikuti kompetisi ini di lokasi yang sudah ditetapkan oleh Kemenag kabupaten/kota, sehingga tidak menimbulkan kendala teknis.

"Di tiap kabupaten/kota dilakukan secara terfokus di satu tempat untu konsentrasi dan memudahkan penggunaan jaringan," ungkapnya. (*) 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved