Breaking News:

Tinggalkan Keluarga Demi Merawat Pasien, Perjuangan Para Perawat di Masa Pandemi Covid-19

TRISNA termasuk tangguh. Meski sudah bertugas merawat pasien Covid-19 sejak tahun lalu, namun baru sekali dia terpapar Covid-19

Editor: bakri
SERAMBI/ SUBUR DANI
Ns Trisna Sari, salah satu perawat memakai APD lengkap saat akan menjalani tugasnya merawat pasien kritis Covid-19 di Respiratory Intensive Care Unit (RICU) Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin (RSUDZA), Jumat (17/9/2021). 

Kemarin, Serambi mengikuti rutinitas Trisna sejak dari rumah hingga bertugas ke RICU RSUZA. Sekitar pukul 08.00 WIB, Trisna berangkat dari kediamannya di Lueng Bata. Tiba di ruangan, Trisna yang telah mengenakan masker langsung masuk lalu bersiap dan mengenakan pakaian perawat. Kemarin, ia menggantikan petugas malam.

Setelah berpakaian perawat berwarna hijau, Trisna melakukan pergantian sif dan mendengar penjelasan perawat sebelumnya tentang kondisi 12 pasien kritis yang dirawat di RICU. Setelah itu, dia menggunakan APD, memakai helm pengaman (safety helmet), kacamata khusus atau goggles, face shield, pelindung telinga, pelindung mata, pelindung tangan, kaki, dan baju hazmat.

"Kalau sudah pakai ini baru empat jam atau enam jam kemudian bisa keluar. Tidak bisa minum tidak bisa makan," kata Trisna sambil melengkapi APD di tubuhnya.

Setelah memakai dan memastikan semuanya sudah aman, Trisna masuk dan langsung melakukan perawatan ke ruangan-ruangan RICU tempat pasien dirawat. Sementara tiga teman lainnya mengontrol dan berkomunikasi dari ruang kendali sambil memonitor layar dari rekaman CCTV.(subur dani)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved