Breaking News:

Murid SD di Tamiang Juara Festival Pantun Internasional

Ghazy Khairan Taqy (11), murid kelas VI SD Negeri 1 Sungai Liput, Aceh Tamiang, tampil sebagai juara pertama Pentas dan Apresiasi Seni Festival

Editor: bakri
SERAMBINEWS/RAHMAD WIGUNA
Wan Tanindo (dua kanan) bersama Ketua DPRK Aceh Tamiang, Suprianto (dua kiri) saat mengikuti Taqy sekaligus menyerahkan hadiah setelah berhasil menjuarai DPPNS 2021. 

KUALASIMPANG - Ghazy Khairan Taqy (11), murid kelas VI SD Negeri 1 Sungai Liput, Aceh Tamiang, tampil sebagai juara pertama Pentas dan Apresiasi Seni Festival Pantun Pendidikan Negeri Serumpun (FPPNS) 2021. Festival pantun tingkat internasional itu digelar di Malaysia. Pemenang kejuaraan tersebut diumumkan dari Malaysia secara daring pada (4/9/2021) lalu.

Sementara juara kedua dan ketiga pada festival itu masing-masing diraih Rose Ariesyah Azrielyanie dari Sekolah Kebangsaan Bandar Tawau Dua, Sabah, Malaysia, dan Noorsarina Natasya dari Sekolah Kebangsaan Panchor Merah, Terengganu, Malaysia.

Kabid Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Tamiang, Bambang Sepriyanto, kepada Serambi, Sabtu (18/9/2021), menjelaskan, festival pantun internasional itu diikuti sekitar 400 murid dari empat negara yaitu Malaysia, Brunei Darussalam, Singapura, dan Indonesia.

Menurut Bambang, Taqy merupakan satu-satunya murid dari Indonesia yang meraih prestasi di event tersebut. "Alhamdulillah, ini merupakan kebanggaan Indonesia," ujar Bambang. "Pemerintah kabupaten tentu akan memberi apresiasi, nanti diserahkan bersaman dengan murid lain yang saat ini masih berjuang di Kompetisi Olahraga Siswa Nasional (KOSN)," timpalnya.

Prestasi yang diraih Taqy menarik perhatian Ketua DPRK Aceh Tamiang, Suprianto. Buktinya, Suprianto didampaingi dua anggota dewan yaitu Muhammad Irwan dan Fitriadi, serta Sekjen Partai Gerindra Aceh Tamiang, Sariadi, secara khusus menemui Taqy di sekolahnya, Jumat (17/9/2021).

Senada dengan Bambang, Suprianto pun mengatakan prestasi Taqy membanggakan Aceh dan perlu didukung untuk memacu motivasinya. "Kami bangga, mudah-mudahan kehadiran kami ini bisa membangkitan motivasi ananda dan anak-anak lain untuk berprestasi," kata Ketua DPRK Aceh Tamiang.

Dalam kunjungan itu, Suprianto menyerahkan bantuan berupa sejumlah uang tunai untuk membantu keperluan sekolah Taqy. Ia berharap Disdikbud Aceh Tamiang terus menggali potensi anak didik agar bisa mengharumkan nama daerah.

Sementara itu, Muhammad Irwan yang juga Ketua Komisi I DPRK Aceh Tamoang menyarankan Taqy untuk membuat chanel Youtube. “Selain bisa mendapat keuntungan materi,  chanel Youtube juga bisa mempromosikan pantun khas Aceh Tamiang ke seluruh dunia,” ungkap pria yang akrab disapa Wan Tanindo, ini.

Irwan berkeinginan agar seluruh karya pantun Taqy dikumpulkan dalam satu dokumen agar tidak hilang begitu saja. "Didokumentasikan di Youtube, supaya (pantun) yang sudah dibuat tidak hilang, di Youtube akan tersimpan selamanya," sarannya.

Chanel Youtube, sambung Wan Tanindo, uga bermanfaat sebagai mediasi edukasi pihak yang ingin mengenal dan belajar pantun khas Aceh Tamiang. “Dengan begitu, pantun kita akan tersebar ke seluruh dunia, ini kan bagus untuk daerah kita. Taqy pun bisa nambah uang tabungan," lanjut Irwan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved