West Ham vs Man United, Pertaruhan Solskjaer
KEKALAHAN mengejutkan Manchester United dari Young Boys di Liga Champions sudah meningkatkan tekanan pada manajer
KEKALAHAN mengejutkan Manchester United dari Young Boys di Liga Champions sudah meningkatkan tekanan pada manajer Ole Gunnar Solskjaer. Setelah kekalahan itu, Setan Merah akan menghadapi pertandingan melawan tuan rumah West Ham dalam pekan kelima Liga Premier, di Stadion London, Minggu (19/9/2021) malam WIB.
Takluk dari klub asal Swiss itu membuat pertandingan United akhir-akhir ini menjadi vital, termasuk melawan West Ham. Kemenangan sangat dibutuhkan Solskjaer untuk bisa mengembalikan kepercayaan penggemar kepada dirinya.
Di sisi lain, kembalinya Ronaldo ke Manchester United meningkatkan pengawasan terhadap peran Solskjaer. Fans sudah melupakan bahw Man United telah memperlihatkan awal musim Liga Premier yang mengesankan.
Alasannya sederhana, tim bertabur bintang termasuk Cristiano Ronaldo ditambah beberapa pemain baru dengan nilai 100 juta poundsterling (Rp 1,9 trliun) untuk mendatagkan Raphael Varane dan Jadon Sancho tergelincir ke kekalahan memalukan 1-2 dalam laga yang digelar di Bern. United sempat memimpin terlebih dulu pada pertandingan pembukaan Grup F tersebut. Tapi, rencana menjadi kacau setelah Aaron Wan-Bissaka dikartumerahkan wasit.
Ditambah lagi dengan kesalahan ceroboh yang dilakukan Jeese Lingar saat membuat umpan balik, memberi tuan rumah kemenangan pada waktu injury time. Terlepas dari kesalahan individu pemainnya, Solskjaer tetap berada di posisi yang paling bertanggung jawab. Taktik dan strategi permainannya kini dalam sorotan.
Ronaldo sudah mencapai puncaknya sejak kembali ke klub dari Juventus, dengan mencetak tiga gol dalam dua pertandingan. Tapi, euforia kedatangan kembali pemenang Ballon d'Or lima kali itu juga membuat Solskjaer makin diawasi. Musim ini akan menjadi musim yang menentukan bagi pelatih asal Norwegia itu.
Manajer berusia 48 tahun tersebut diberi kontrak baru berdurasi tiga tahun pada Juli 2021, sebagai penghargaan atas kemajuan yang dicapai United dalam tiga tahun sejak ia menggantikan Jose Mourinho. United finis kedua di Liga Premier musim lalu dan lolos ke Liga Champions untuk musim kedua berturut-turut untuk kedua kalinya sejak Alex Ferguson mengundurkan diri pada 2013 lalu.
Tapi, Solskjaer yang memenangkan banyak trofi selama menjadi pemain di Old Trafford belum pernah memenangkan trofi sebagai manajer United meskipun beberapa kali hampir meraihnya. Mengingat bakat yang sekarang dimilikinya, bahkan memenangkan Piala Liga atau Piala FA mungkin tidak cukup untuk menyelamatkan pekerjaannya jika United tidak melakukan tantangan serius untuk Liga Premier atau Liga Champions.
Setan Merah memulai akhir pekan ini di puncak Liga Premier dengan meraih 10 poin dari empat pertandingan pembukaan mereka, dengan perjalanan yang berpotensi sulit adalah pertandingan ke kandang West Ham, malam nanti.
Beberapa kelemahan pada pertengahan pekan masih juga terlihat dalam pertandingan liga melawan Southampton, Wolves, dan Newcastle, meski United kini sudah didukung oleh banyak pemain berbakat dan penyerang mereka.
Solskjaer memiliki tugas yang tak menyenangkan untuk mencapai keseimbangan antara pertahanan dan serangan sambil membuat semua pemain bintangnya tetap merasa senang. Marcus Rashford dan Edinson Cavani belum tampil musim ini karena cedera, tapi keduanya akan segera bersaing untuk memperebutkan tempat bersama Ronaldo, Sancho, Mason Greenwood, Anthony Martial, Jesse Lingard, Donny van de Beek, dan Juan Mata.
Solskjaer menghadapi pertanyaan fans tentang keputusannya mengganti dua pemain. Yaitu alasan dia menarik Ronaldo dan menggantikannya dengan Jeese Lingard serta Bruno Fernandes digantikan oleh Nemanja Matic. Satu-satunya cara untuk menenangkan berbagai kritikan terhadap Solskjaer adalah dengan segera membawa Man United kembali ke jalur kemenangan, dimulai di Stadion London pada malam nanti.
Kabar baik bagi Solskjaer, West Ham tidak bisa memainkan Michail Antonio karena mendapat kartu merah di ujung laga melawan Southampton. Pemain asal Jamaika itu adalah pencetak gol terbanyak di Liga Premier musim ini. Pemain bisa dipasang sebagai bek, gelandang, hingga striker itu sudah mencetak empat gol dan 3 asis dalam 4 pertandingan.
Selain Antonio, David Moyes juga mengatakan Said Benrahma mengalami cedera dan bisa saja absen pada pertandingan ini. “Dalam hal berita tim, Said Benrahma mendapat cedera lutut ketika dia masuk melawan Dinamo Zagreb. Tapi, selain itu skuat sebagian besar tersedia sepenuhnya,” kata Moyes dikutip whufc.com.
Ini adalah pukulan besar bagi West Ham, terutama setelah awal yang mengesankan dari Benrahma di musim baru. Tanpa Antonio dan Benrahma, The Hammers menghadapi tantangan berat untuk mengalahkan Man United.
Moyes harus berpikir panjang dan keras tentang di mana dia memainkan pemain baru Nikola Vlasic. Absennya Benrahma mempersulit rencana serangan West Ham. Pemain Kroasia itu diperkirakan akan menggantikan Antonio di lini depan. Tapi, masih ada kemungkinan Benrahma berperan sebagai pemain pengganti. (tribunnews/mba)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/telah-kekalahan-itu-setan-mera.jpg)