Breaking News:

Internasional

Korea Utara Kecam AS, Kesepakatan Kapal Selam dengan Australia, Ancam Perlombaan Senjata Nuklir

Korea Utara mengecam keputusan Amerika Serikat (AS) untuk menyediakan kapal selam bertenaga nuklir ke Australia.

Editor: M Nur Pakar
AP
Kapal selam serang cepat Virginia, USS Missouri (SSN 780) berangkat dari Pangkalan Gabungan Pearl Harbor-Hickam untuk penempatan terjadwal di wilayah Armada ke-7 pada 1 September 2021. 

SERAMBINEWS.COM, PYONGYANG - Korea Utara mengecam keputusan Amerika Serikat (AS) untuk menyediakan kapal selam bertenaga nuklir ke Australia.

Korut mengancam tindakan balasan yang tidak ditentukan jika menemukan kesepakatan itu mempengaruhi keamanannya.

Media pemerintah pada Senin (20/9/2021) menerbitkan komentar dari seorang pejabat Kementerian Luar Negeri Korea Utara yang tidak disebutkan namanya.

Dia menyebut pengaturan antara AS, Inggris dan Australia sebagai langkah sangat berbahaya, seperti dilansir AP, Senin (20/9/2021).

Karena akan menghancurkan keseimbangan keamanan di Asia-Pasifik.

Pejabat itu mengatakan akan memicu perlombaan senjata nuklir.

Pejabat itu mengatakan Korea Utara sedang memeriksa dengan cermat kesepakatan itu dan akan melanjutkannya jika memiliki dampak buruk pada keamanan negaranya.

Baca juga: Australia Inginkan Kapal Selam Nuklir, Indonesia Ingatkan Traktat Nonproliferasi Nuklir

Presiden AS Joe Biden pekan lalu mengumumkan aliansi baru.

Terdiri dari Australia dan Inggris yang akan mengirimkan armada Australia setidaknya delapan kapal selam bertenaga nuklir.

Biden telah menekankan kapal-kapal itu akan dipersenjatai secara konvensional.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved