Breaking News:

Luar Negeri

Pemerintah Malaysia ‘Sapu Bersih’ Komunitas LGBT, Kirim Ribuan Warganya ke Pusat Rehabilitasi

Perdana Menteri Ismail Sabri Yaakob menyatakan bahwa program yang dikenal dengan nama Mukhayyam ini merupakan inisiatif pemerintah Malaysia.

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Safriadi Syahbuddin
Pmo.gov.my
Perdana Menteri ke-9 Malaysia, Ismail Sabri Yaakob menyatakan bahwa Pemerintah Malaysia mengambil langkah tegas dengan melakukan ‘sapu bersih’ komunitas LGBT di negara itu. 

Perdana Menteri Ismail Sabri Yaakob menyatakan bahwa program yang dikenal dengan nama Mukhayyam ini merupakan inisiatif pemerintah Malaysia.

SERAMBINEWS.COM, KUALA LUMPUR – Pemerintah Malaysia mengambil langkah tegas dengan melakukan ‘sapu bersih’ komunitas LGBT di negara itu.

Negara jiran tersebut telah menyatakan menolak keberadaan komunitas Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT).

Bahkan, Malaysia telah menyiapkan pusat rehabilitasi untuk ‘menumpas’ para kaum LGBT di negaranya.

Tahun ini, pemerintah Malaysia dilaporkan telah mengirim 1.733 warganya yang tergabung di komunitas LGBT ke pusat rehabilitasi.

Baca juga: Hadi Prabowo Terima Penghargaan dari Menko Polhukam, Atas Kontribusi Selesaikan Batas RI - Malaysia

Baca juga: Istri Merantau ke Malaysia, Pria di Aceh Tamiang Ini Cabuli Anak Tiri yang Masih SD

Pusat rehabilitasi itu dikelola oleh Departemen Pengembangan Islam Malaysia (JAKIM).

Dalam pernyataan tertulis kepada parlemen, Perdana Menteri Ismail Sabri Yaakob menyatakan bahwa program yang dikenal dengan nama Mukhayyam ini merupakan inisiatif pemerintah Malaysia.

Ilustrasi LGBT
Ilustrasi LGBT (Thinkstock)

Program ini, menurut Islami Sabri untuk mengembalikan 'gaya hidup' dan 'orientasi seksual' mereka yang telah menyimpang dari keyakinan dan kodrat manusia.

“Pemerintah serius dengan isu yang melibatkan komunitas LGBT di negara ini karena Malaysia adalah negara yang memeluk Islam.” kata Ismail Sabri, dikutip dari Malaysia Insight, Senin (20/9/2021).

Pernyataan Ismail Sabri menanggapi pertanyaan anggota parlemen Abdullah Sani Abdul Hamid tentang langkah-langkah yang diambil pemerintah untuk menyikapi komunitas LGBT di Malaysia.

Baca juga: Perdana Menteri Malaysia Ismail Sabri Yaakob Dapat Dukungan Anwar Ibrahim

Baca juga: Solidaritas Saudagar Aceh di Malaysia, Menata Kembali Kampung Acheh yang Porak Poranda

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved