Breaking News:

Berita Aceh Barat

Tingkatkan Moral Siswa, Disdik Akan Masukkan Hafalan Alquran Dalam Kurikulum Sekolah

Secara umum anak-anak telah dipengaruhi oleh Hp, dan dengan Hp itu banyak hal hal yang membuat moral anak-anak menjadi rusak.

Penulis: Sa'dul Bahri | Editor: Taufik Hidayat
Serambinews.com
Saifuddin, Kepala Dinas Pendidikan Aceh Barat 

Laporan Sa'dul Bahri | Aceh Barat

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat akan memasukkan hafiz atau hafalan alquran dalam kurikulum sekolah untuk tingkat SD dan SMP, hal itu sebagai langkah untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan moral siswa yang lebih baik lagi ke depan.

Terkait dengan Program Hafiz tersebut akan mulai berlaku di semua sekolah sejak tahun 2021 ini untuk sekolah SD dan SMP khususnya.

“Selama belajar dering di tengah pandemi Covid-19, mutu pendidikan terjadi kemerosotan, maka sesuai dengan intruksi bupati, maka mutu pendidikan di Aceh Barat harus bisa bangkit kembali, salah satunya dengan memasukkan hafalan Alquran dalam kurikulum sekolah,” kata Kepala Dinas Pendidikan Aceh Barat, Saifuddin S kepada Serambinews.com, Senin (20/9/2021).

Disebutkan, bahwa secara umum anak-anak telah dipengaruhi oleh Hp, dan dengan Hp itu banyak hal hal yang membuat anak-anak menjadi rusak seperti permainan judi online karena mereka lalai dengan hp ditangan.

Menyangkut masalah moral dan kualitas pendidikan masih ada kesempatan untuk diperbaiki, terutama masalah moralitas perlu adanya perhatian bersama untuk menjaga dan memperbaikinya, agar generasi masa depan tetap lebih baik.

Dikatakannya, bahwa banyak siswa yang selama ini ditangkap oleh Satpol PP dan WH yang tentunya hal itu salah satu masalah yang ditemukan di lapangan, seperti penggunaan Hp dimana siswa memanfaatkan Hp tersebut untuk bermain game high domino atau judi online.

Baca juga: Sembilan Siswa Ditangkap Saat Main Chip Domino di Pantai

Baca juga: Foto Sikap Berdiri Nova Iriansyah di Depan Jokowi Viral di Media Sosial, Ini Kata Tokoh Adat Aceh

Masalah tersebut merupakan sebuah persoalan baru yang tentunya harus ada pembinaan dan perbaikan moralitas mereka yang rusak, karena telah mengetahui dan bermain judi online.

Dikatakannya, bahwa kedepan pihak dinas pendidikan yang membawahi PAUD hingga SMP, maka selain adanya hafal alquran di sekolah, juga akan digalakkan olahraga terutama tingkat SD dan SMP, baik olahraga bola kaki, bola voli dan olahraga lainnya.

Hal itu semata supaya siswa tetap ada aktivitas yang positif guna menghindari hal-hal yang negatif nantinya baik di lingkungan sekolah dan masyarakat.

Menurutnya, dengan adanya aktivitas olahraga akan menjadi bagian yang tidak menyebabkan anak-anak lalai dengan persoalan hp, sehingga masalah olahraga juga akan digalakkan kembali di Aceh Barat.

“Saat ini Yahudi sudah berhasil mempengaruhi anak-anak dengan hp terutama masalah agama, sehingga sudah banyak yang lalai dalam hal agama, sehingga mereka sebagian sudah terpengaruh dengan kegiatan negatif seperti bermain judi seperti permainan judi game online high domino,” kata Saifuddin.

Baca juga: VIDEO Bersaing dengan Empat Negara, Murid SD di Aceh Tamiang Berhasil Juara Pantun Internasional

Baca juga: Jual Chip Higgs Domino, 5 Warga Nagan Raya Ditangkap Polisi

Ia menambahkan, untuk mendukung langkah-langkah tersebut pihak sekolah nantinya jika bisa dapat menggunakan dana bos di sekolah masing-masing.

“Mutu pendidikan di Aceh Barat harus bisa bangkit kembali dan soal moralitas harus menjadi perhatian bersama untuk kita perbaiki, agar anak-anak kedepan menjadi generasi yang islami dan bermoral,” tutup Saifuddin.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved