Breaking News:

Berita Bireuen

51 Bunda PAUD Desa Ikut Pertemuan Penguatan Kapasitas Bunda PAUD Bireuen

Peran bunda PAUD di tingkat desa sangat penting, apalagi setiap desa diharuskan memiliki satu unit PAUD.

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Taufik Hidayat
Serambinews.com
Bunda PAUD Bireuen, Hj Nurjannah Ali SE MM, Senin (20/09/2021) sering menyampaikan arahan dalam pertemuan dengan bunda PAUD desa dari 17 kecamatan di aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bireuen. 

Laporan Yusmandin Idris | Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Sebanyak 51 orang istri keuchik di Bireuen selaku bunda PAUD di masing-masing desa, Senin (20/09/2021) mengikuti pertemuan penguatan kapasitas pengembangan lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di desa dengan Bunda PAUD Kabupaten.

Pertemuan yang dilaksanakan Bunda PAUD Kabupaten yang diketuai Hj Nurjannah Ali SE MM berlangsung di aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bireuen dibuka Bupati Bireuen, Dr H Muzakkar A Gani SH MSi.

Pertemuan Bunda PAUD dihadiri unsur dinas terkait mulai dari Dinkes, Disdikbud, DPMGP-KB Bireuen, Disdukcapil, Dinsos Bireuen dan pejabat lainnya.

Para peserta adalah dari Bunda PAUD desa, setiap kecamatan tiga orang dan seluruhnya berjumlah 51 orang, mewakili dari 17 kecamatan. 

Tujuan utama kata Hj Nurjannah Ali SE MM selaku Bunda PAUD Bireuen adalah penguatan kapasitas Bunda PAUD dan untuk meningkatkan peran bunda PAUD di tingkat desa, dimana setiap desa diharuskan memiliki satu unit PAUD.

Hj Nurjannah Ali dalam pertemuan tersebut mengatakan, inti pertemuan mewujudkan tata kelola PAUD secara holistic integrative diperlukan kerjasama yang baik antara pihak sekolah, keluarga/wali murid dan pihak pemerintah agar tujuan dari pembelajaran PAUD holistik integratif bisa terwujud. 

Baca juga: Kisah Pengantin Pria Pakai Infus saat Akad Nikah Viral, Mempelai Wanita Gelar Resepsi Tanpa Suami

Baca juga: VIDEO Penemuan Dua Pucuk Senjata Api Rakitan di Bener Meriah, Diduga Sisa Konflik Aceh

Disebutkan, pola pengasuhan dan perlindungan untuk anak usia dini  masih utuh dan dibutuhkan pendidikan menyeluruh. Pendidikan PAUD holistic dibutuhkan sumber daya manusia yang mempunyai tujuan dari PAUD yaitu mewujudkan anak sehat, cerdas, ceria dan memiliki akhlak mulia.

Bupati Bireuen, Dr H Muzakkar A Gani dalam pertemuan tersebut antara lain mengatakan antara lain bagaimana seorang bunda PAUD memahami bagaimana karakter dan sikap anak itu sendiri.

Dalam kontek holistic, bagaimana cara menyeluruh melihat pemikiran anak-anak itu sendiri. “Intinya bagaimana dalam pendidikan di PAUD para guru atau dapat memahami pemikiran anak itu sendiri dan keinginannya apa, cita-citanya apa, sehingga para guru dapat memahami pemikiran seorang anak dan dapat diarahkan,” ujarnya.

Para peserta atau murid PAUD dalam mendidik  membutuhkan satu kebersamaan melihat mereka secara utuh mulai dari sikap, pemikiran, kesukaan dan lainnya sehingga guru dapat mengarahkan mereka dengan baik, tambahnya. 

Baca juga: Piala AFF 2020 - Timnas Indonesia Gabung Grup B, Siap Tantang Malaysia dan Vietnam

Baca juga: Empat Pemuda Culik dan Sandera Teman Sendiri Selama 4 Jam, Motifnya Dipicu Gara-gara Hal Ini

Pertemuan bunda PAUD berlangsung selama dua hari menghadirkan narasumber dari sejumlah kalangan termasuk dari Banda Aceh membahas langkah penguatan kapasitas bunda PAUD.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved