Breaking News:

Berita Banda Aceh

Terkait Vaksinasi Siswa, PW Pemuda Muslim Dukung Upaya Disdik Aceh

"Pimpinan Wilayah Pemuda Muslimin Indonesia Provinsi Aceh mendukung Kepala Dinas Pendidikan Aceh, dalam upaya percepatan vaksinasi Covid-19 pada siswa

Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Nurul Hayati
For Serambinews.com
Yulizar Kasma 

"Pimpinan Wilayah Pemuda Muslimin Indonesia Provinsi Aceh mendukung Kepala Dinas Pendidikan Aceh, dalam upaya percepatan vaksinasi Covid-19 pada siswa di atas 12 tahun," kata Ketua PW Pemuda Muslim, Yulizar Kasma SKm MSi kepada Serambinews.com Selasa (21/9/2021).

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH  - Pimpinan Wilayah (PW) Pemuda Muslim Provinsi Aceh, mendukung upaya percepatan vaksinasi siswa usia sekolah yang dilakukan Dinas Pendidikan (Disdik) Aceh. 

"Pimpinan Wilayah Pemuda Muslimin Indonesia Provinsi Aceh mendukung Kepala Dinas Pendidikan Aceh, dalam upaya percepatan vaksinasi Covid-19 pada siswa di atas 12 tahun," kata Ketua PW Pemuda Muslim, Yulizar Kasma SKm MSi kepada Serambinews.com Selasa (21/9/2021).

Melalui siaran persnya, Yulizar yang juga kandidat doktor pada Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara (USU) itu menuturkan, vaksinasi sangat dibutuhkan untuk kekebalan tubuh dari dalam. 

Jika masker dan cuci tangan mencegah agar virus tidak masuk ke dalam tubuh, maka vaksinasi akan mencegah dari dalam.

Sehingga jikapun virus terlanjur masuk ke dalam tubuh, tidak sampai mengakibatkan gejala yang parah.

Oleh sebab itu, Yulizar mengajak agar orang tua siswa harus memberikan pemahaman kepada anak - anaknya agar mau divaksin. 

Baca juga: Mahasiswa Unimal Ini Sebut Kadisdik Aceh juga Disilakan Mundur, Jika Vaksinasi Siswa Dipaksakan

"Karena jika ingin sekolah kembali normal, ya kita harus vaksin karena kita kita berhadapan dengan virus yang cepat sekali penularannya. Mau sampai kapan kita sekolah online? Apa tidak rindu hidup normal?," ungkapnya.

Vaksin ini sama saja dengan imunisasi lainnya.

Jadi tidak ada yang perlu ditakutkan.

"Saya sendiri lebih suka menggunakan kata imunisasi, dari pada kata vaksin. Mungkin Pemerintah Aceh bisa beralih ke diksi yang sudah ma'ruf sebelumnya yaitu imunisasi," saran Yulizar.(*)

Baca juga: Komisi VI DPRA Minta Kadisdik Aceh Sosialisasi Vaksin dengan Bahasa yang Menuntun, Bukan Ultimatum

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved