Breaking News:

Berita Bireuen

132 Murid SD Ikuti Pentas PAI yang Digelar Disdikbud Bireuen

Semua peserta ikut pentas PAI mereka semua sudah juara masing masing UPTD dan berlangsung selama dua hari.

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Taufik Hidayat
Serambinews.com
Peserta sedang mengikuti pentas PAI yang digelar, Disdikbud Bireuen, Selasa (21/09/2021). 

Laporan Yusmandin Idris | Bireuen 

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Sebanyak  132 murid sekolah dasar perwakilan dari 12 Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) dari 17 kecamatan di Bireuen selama dua hari, Selasa dan Rabu (21-12/09/2021)  mengikuti pentas Pendidikan Agama Islam (PAI) yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bireuen.

Perlombaan tingkat kabupaten dibuka Kadisdikbud Muhammad Al Muttaqin, SPd MPd  diwakili Sekretaris Asralidin SPd, berlangsung selama dua hari di kompleks dinas tersebut.

Asralidin dalam arahan mengatakan, semua peserta ikut pentas PAI  mereka semua sudah juara masing masing UPTD,  silahkan tunjukkan kemampuannya, walaupun bukan sebuah pertandingan.

Pentas PAI juga dalam rangka melihat bakat-bakat siswa yang telah dilatih disekolah dan mudahan tidak sampai disini, dan siswa dapat terus mengembangkan bakatnya ini saat dijenjang SMP, imbuhnya.

Kabid Pembinaan SD Alfian MPd kepada Serambinews.com menjelaskan, pentas PAI diikuti 132 peserta hasil seleksi mulai sekolah, kecamatan, menuju tingkat kabupaten mengikuti enam cabang di perlombakan.

Adapun cabang yang dilombakan yaitu cabang hifdzil quran, tilawatil quran, pidato, azan, kaligrafi digelar Selasa (21/09/2022),  sedangkan untuk cerdas cermat dilaksanakan pada hari Rabu (22/09/2021).

Menyangkut tujuan lomba PAI, Alfian mengatakan,  merupakan agenda strategis Disdikbud Bireuen sebagai wadah mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai dengan bakat dan kemampuannya. Juga sebagai wahana menumbuhkan semangat juang dalam upaya mewujudkan generasi Islami yang cerdas, qurani, beriman dan bertaqwa sesuai dengan semangat Islam Rahmatan Liil’alamin.

Baca juga: Pertagas Niaga: Estimasi Perbaikan Pipa Gas Bocor di Lhokseumawe Dua Hari

Baca juga: Harga Makanan Meroket di Afghanistan, Orang Tua Berjuang Beri Makan Anak-anak

Kegiatan mengusung tema "Bangkit ditengah pandemi wujudkan generasi qurani,"  sebagai upaya mendukung Bireuen sebagai kota santri dan dalam rangka mencapai profil pelajar pancasila dan merdeka belajar, jelas Alfian.

Dalam kegiatan tersebut katanya, antara siswa dari sekolah berada di pelosok dan kota dapat saling bertanding,  pastikan juri akan menilainya secara objektif nantinya, jadi peserta silahkan untuk tujukkan kemampuannya,

"Semua berharap peserta menang dengan kemenangannya jangan sombong dan yang kalah dengan kekalahannya dia mampu untuk bangkit, hal ini juga sebuah kecerdasan, dan bisa terbentuk karakter siswa mandiri.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved