Breaking News:

Berita Lhokseumawe

Pertagas Niaga: Estimasi Perbaikan Pipa Gas Bocor di Lhokseumawe Dua Hari

PTGN melakukan upaya perbaikan pada kebocoran pipa jaringan gas kota di Pintu 1 Arun, Desa Meuria Paloh, Kota Lhokseumawe.

Penulis: Saiful Bahri | Editor: Taufik Hidayat
hand over dokumen pribadi
Manager Stakeholders Relation PT Pertagas Niaga (PTGN), Ratna Dumila 

"Menurut petugas tersebut, tingkat kebocorannya sudah diambang batas. Sehingga bila ada sumber api, bisa memicu kebakaran," katanya.

Termasuk petugas tersebut, lanjut Husni, menyatakan akan melaporkan kondisi itu kepada pihak perusahaan yang mengelola Jargas rumah tangga.

Sebelumnya, warga Dusun Keude Baroh, Gampong Meuria Paloh, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, dalam satu bulan ini mengeluh terkait bau gas yang menyengat di lingkungan mereka.

Bau gas tersebut diduga akibat adanya kebocoran dari pipa jaringan gas (Jargas) rumah tangga milik dari PT Perta Gas Niaga. 

Baca juga: Rakyat Afghanistan Mulai Melawan Kelaparan Dibawah Penguasa Taliban

Baca juga: Warga Afghanistan Minta Amerika Serikat Kembalikan Cadangan Uang Miliaran Dolar AS

Peutuha Peut Meuria Paloh, Huasni Thamrin, kepada Serambinews.com, menjelaskan, kebocoran sudah terjadi sekitar satu bulan lalu. 

"Di lokasi tersebut ada beberapa titik kebocoran, sehingga baunya sangat menyengat. Bahkan sudah tercium ke rumah warga, termasuk rumah saya yang memang letaknya dekat dengan lokasi kebocoran," paparnya.

Sehingga warga sekitar mengaku takut dengan kondisi tersebut. 

Lanjut Husni, dasarnya pihaknya sudah melapor ke pihak yang mengelola Jargas tersebut. 

"Petugas telah datang ke lokasi beberapa waktu lalu, tapi sampai sekarang ini belum ada tindaklanjut," ujarnya.

Jadi warga sangat mengharapkam agar kobocoran pipa gas tersebut bisa segera ditangani, agar mereka bisa kembali merasa aman dan nyaman.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved