Breaking News:

Internasional

Sekjen PBB Tuduh Negara Kaya Egois, Pelit Bagikan Vaksin Covid-19

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres menuduh negara-negara kaya egois.

Editor: M Nur Pakar
AP
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres (kiri) melakukan pertemuan dengan Presiden AS Joe Biden di sela-sela sidang Majelis Umum PBB di New York, AS, Selasa (21/9/2021). 

SERAMBINEWS.COM, NEW YORK - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres menuduh negara-negara kaya egois.

Dia menyatakan negara kaya masih pelit membagikan Vaksin Covid-19 ke negara-negara berkembang dan miskin.

Gutteres menyebut negara-negara kaya mendapat nilai F dalam Etika karena distribusi vaksin yang tidak merata, bahkan mendapat teguran keras.

"Mayoritas negara kaya divaksinasi," kata Guterres kepada Majelis Umum PBB dalam pidato Selasa (21/9/2021).

"Lebih dari 90% orang Afrika masih menunggu dosis pertama mereka dan ini adalah dakwaan moral dari keadaan dunia kita," jelasnya, seperti dilansir AP, Rabu (22/9/2021).

Teguran itu tampaknya menyasar negara Barat, seperti Amerika Serikat dan negara-negara Eropa pada khususnya.

Baca juga: AS Khawatirkan Sidang Majelis Umum PBB Dapat Memicu Penyebaran Super Covid-19

Di mana vaksin telah tersedia secara luas selama berbulan-bulan.

Pemantau internasional memangkas perkiraan untuk jumlah vaksin yang akan tersedia di Afrika pada akhir tahun.

Kesenjangan itu telah berkontribusi pada perdebatan tentang kehati-hatian dan keadilan dalam menyetujui suntikan tambahan di negara-negara kaya.

Karena banyak negara berkembang belum seluruhnya divaksinasi.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved