Breaking News:

Video

VIDEO Polisi Amankan 2 Senpi Rakitan, Ditemukan Warga Tertanam di Lahan Kebun

Personel Polsek Timang Gajah, Bener Meriah, mengamankan dua puncuk senjata api (senpi) rakitan yang ditemukan warga, Kamis (16/9/2021).

Editor: Habibi

SERAMBINEWS.COM, REDELONG - Personel Polsek Timang Gajah, Bener Meriah, mengamankan dua puncuk senjata api (senpi) rakitan yang ditemukan warga, Kamis (16/9/2021) sekira pukul 10.30 WIB. Senpi tersebut ditemukan terkubur dalam tanah di perkebunan warga, di Kampung Mude Benara, Timang Gajah.

Kapolres Bener Meriah, AKBP Agung Surya Prabowo SIK melalui Kapolsek Timang Gajah, Iptu Yulizan, Jumat (17/9/2021), membenarkan sudah mengamankan dua pucuk senpi rakitan yang diserahkan oleh warga.

Disebutkan, senpi rakitan itu ditemukan dalam kebun milik Marhamah (40) warga Kampung Mude Benara.

Awalnya, kata Iptu Yulizan, Marhamah bersama tiga rekannya bergotong royong membuat gundukan untuk menanam cabai di kebun itu. "Tiba-tiba ibu Marhamah menemukan sebuah benda yang mengenai cangkulnya, setelah ditarik dari tanah, terlihat dua pucuk senpi rakitan," jelasnya.

Diungkapkan, setelah penemuan senpi rakitan itu, Marhamah langsung menghubungi Reje Kampung. Mengetahui hal itu, Reje Kampung Mude Benara, Sahri Rapita, langsung mengamankan dua pucuk senpi rakitan tersebut.

Selanjutnya, Sahril menghubungi Babinkamtibmas Kampung Mude Benara, yaitu Brigadir Supiandi. Kemudian, dua pucuk senpi rakitan itu diserahkan oleh Reje Kampung Mude Benera kepada Kanit Intelkam dan Kanit Reskrim Polsek Timang Gajah. "Setelah diserahkan, kita langsung mengamankan di Mako Polsek Timang Gajah," ungkapnya.

Menurut Yulizan, penemuan dua pucuk senjata rakitan tersebut diperkirakan senjata sisa konflik Aceh yang ditanam diperkebunan warga. Terkait penemuan dua pucuk senpi rakitan, Kapolsek Timang Gajah itu juga mengucapkan terimakasih kepada warga dan aparatur kampung (desa) yang sudah membantu pihak kepolisian.

Dia juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya di Kecamatan Timang Gajah dan Gajah Putih, apa bila ada menyimpan senjata api ilegal atau benda berbahaya lainnya sisa konflik bisa langsung menyerahkan ke pihaknya. "Kami mengimbau kepada masyarakat yang masih menyimpan senpi ilegal sisa konflik segara menyerahkan kepada pihak Kepolisian.

Dan pihaknya menjamin tidak akan melakukan proses secara hukum," pinta Yulizan. Ia juga mengingatkan apa bila masyarakat ditemukan masih menyimpan atau menyembunyikan senpi ilegal, maka akan diambil tindakan tegas sesuai undang-undang yang berlaku.

Baca juga: Senator Fachrul Razi Minta Menteri Kominfo Blokir Situs Judi Online dan Chip Higgs Domino di Aceh

Baca juga: Gedung Sport City PORA Gagal Dibangun di Pidie, Begini Alasan Jubir Pemerintah Aceh

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved