Breaking News:

Buang Ponsel

Negara Ini Minta Warganya Buang Ponsel China yang Digunakan, Ini Alasan Pemerintah 

badan keamanan siber Lithuania menjelaskan, ponsel andalan yang dijual di Eropa oleh raksasa ponsel pintar China....

Editor: Eddy Fitriadi
(AFP/Petras Malukas)
ILUSTRASI Foto yang diambil pada 20 Juni 2017 ini memperlihatkan pasukan NATO melakukan latihan penyeberangan sungai dalam latihan perang Saber Strike 2017 di Stasenai, Lithuania. 

SERAMBINEWS.COM - Lithuania merekomendasikan agar konsumen menghindari untuk membeli ponsel China.

Bahkan pemerintah setempat menyarankan warganya untuk segera membuang ponsel China yang mereka miliki saat ini. 

Hal ini dipicu karena pemerintah menemukan bahwa perangkat tersebut memiliki kemampuan sensor bawaan.

Diberitakan Reuters, badan keamanan siber Lithuania menjelaskan, ponsel andalan yang dijual di Eropa oleh raksasa ponsel pintar China Xiaomi Corp memiliki kemampuan bawaan untuk mendeteksi dan menyensor istilah seperti "Bebaskan Tibet", "Hidup kemerdekaan Taiwan" atau "gerakan demokrasi".

"Kemampuan dalam perangkat lunak ponsel Xiaomi Mi 10T 5G telah dimatikan untuk "wilayah Uni Eropa", tetapi dapat dihidupkan dari jarak jauh kapan saja," demikian penjelasan Pusat Keamanan Siber Nasional Kementerian Pertahanan dalam laporan tersebut.

Ditambahkan, Wakil Menteri Pertahanan Margiris Abukevicius mengatakan, badan tersebut merekomendasikan untuk tidak membeli ponsel China baru, dan menyingkirkan yang sudah dibeli secepat mungkin.

Xiaomi tidak menanggapi permintaan komentar Reuters.

Hubungan antara Lithuania dan China telah memburuk baru-baru ini. China bulan lalu menuntut agar Lithuania menarik duta besarnya di Beijing dan mengatakan akan memanggil kembali utusannya ke Vilnius setelah Taiwan mengumumkan bahwa misinya di Lithuania akan disebut Kantor Perwakilan Taiwan. 

Misi Taiwan di Eropa dan Amerika Serikat menggunakan nama kota Taipei, menghindari referensi ke pulau itu sendiri, yang diklaim China sebagai wilayahnya sendiri.

Penasihat keamanan nasional Presiden AS Joe Biden Jake Sullivan sudah berbicara dengan Perdana Menteri Lituania Ingrida Simonyte pekan lalu dan menekankan dukungan untuk negaranya dalam menghadapi tekanan China

Laporan National Cyber ​​Centre juga mengatakan ponsel Xiaomi mengirimkan data penggunaan ponsel terenkripsi ke sebuah server di Singapura. Cacat keamanan juga ditemukan di ponsel P40 5G oleh Huawei China tetapi tidak ada yang ditemukan di ponsel pembuat China lainnya, OnePlus, katanya.

Perwakilan Huawei di Baltik mengatakan kepada kantor berita BNS bahwa teleponnya tidak mengirim data pengguna secara eksternal.

Laporan itu mengatakan daftar istilah yang dapat disensor oleh aplikasi sistem telepon Xiaomi, termasuk browser internet default, saat ini mencakup 449 istilah dalam bahasa China dan terus diperbarui.

"Ini penting tidak hanya untuk Lithuania tetapi untuk semua negara yang menggunakan peralatan Xiaomi," kata National Cyber ​​Centre.(*)

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul "Lithuania minta warganya segera membuang ponsel China yang digunakan, ada apa?"

Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved