Breaking News:

Berita Bireuen

229 Gampong di Bireuen belum Ajukan Usulan Dana Desa Tahap Ketiga, Ini Batas Akhir Pengusulan 

Padahal secara umum batas akhir masuknya berkas pengusulan ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong, Perempuan dan Keluarga Berencana (DPMGP-KB) Bireu

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Mursal Ismail
FOR SERAMBINEWS.COM
Kepala DPMGP-KB Bireuen, Mawardi SSTP MSi 

Padahal secara umum batas akhir masuknya berkas pengusulan ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong, Perempuan dan Keluarga Berencana (DPMGP-KB) Bireuen Oktober 2021. 

Laporan Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Sebanyak 229 dari 609 gampong di Bireuen hingga Jumat (24/09/2021) belum mengajukan usulan pencairan Dana Desa (DD) tahap ketiga.

Padahal secara umum batas akhir masuknya berkas pengusulan ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong,
Perempuan dan Keluarga Berencana (DPMGP-KB) Bireuen Oktober 2021. 

Informasi 229 gampong belum mengajukan usulan dana desa tahap ketiga ini disampaikan Kepala DPMGP-KB Bireuen, Mawardi SSTP MSi, kepada Serambinews.com, Jumat (24/09/2021).

Disebutkan, berdasarkan data pencarian DD sebanyak 42 desa sudah mencairkan bantuan, dananya sudah
masuk ke rekening desa masing-masing.

Kemudian 179 desa usulan sedang dalam proses di Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Bireuen untuk diajukan ke KPN Lhokseumawe dan 159 berkas usulan lainnya sedang diproses di DPMGP-KB Bireuen.

Mawardi mengingatkan perangkat desa yang belum mengajukan usulan untuk mempercepat pengajuan, sehingga cepat diproses dan juga cepat pencarian.

Syarat utama mengajukan usulan DD tahap ketiga, tambahnya adalah laporan pertanggungjawaban bantuan tahap sebelumnya atau bantuan DD tahap kedua.

Intinya, setiap penggunaan dana bantuan harus tepat sasaran, sesuai hasil musyawarah desa dan juga pedoman usulan Anggaran Pembangunan Belanja Gampong (APBG) masing-masing desa.

Mawardi menambahkan, pihaknya sudah memberitahukan ke masing-masing kecamatan agar melakukan koordinasi untuk percepatan pengajuan usulan DD tahap ketiga.

Berkas usulan paling lambat akhir Oktober sudah masuk agar dapat diproses sebagaimana aturannya.

“Terlambat diajukan dikhawatirkan terlambat diproses dan akhirnya berdampak kepada terlambatnya pencairan bantuan dana desa,” ujarnya.  (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved