Breaking News:

Berita Bireuen

Murid SDIT Assalam Jeunieb Antar Bantuan Program Sedekah Jumat

Bantuan tersebut diserahkan kepada Sakdiatul Karim (76) seorang warga miskin yang sakit-sakitan di rumahnya, yang diterima anaknya Ibrahim.

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Taufik Hidayat
Serambinews.com
Kepala SDIT Assalam Islamic School, Jeunieb Bireuen, Jumat (24/09/2021) menyerahkan bantuan untuk salah seorang warga miskin di Desa Sampoi Ajat, Jeunieb, Bireuen, bantuan diterima Ibrahim (52) anak dari Sakdiah Karim yang terbaring sakit. 

Laporan Yusmandin Idris | Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Belasan murid Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT ) Assalam Islamic School, Jeunieb Bireuen, Jumat (24/09/2021) dengan mobil pikap bersama kepala sekolah dan guru mengantar bantuan sedekah Jumat untuk tiga orang kaum dhuafa di Jeunieb.

Amatan Serambinews.com, para murid SDIT bersama gurunya dengan kendaraan pikap terbuka serta bantuan melaju dari komplek SDIT ke Desa Sampo Ajat, Jeunieb Bireuen berjarak sekitar 6 KM lebih.

Dalam kunjungan mengantar bantuan, kendaraan beberapa kali berhenti menanyakan alamat orang yang dibantu dan akhirnya didapatkan.

Para murid bersama dewan guru menurunkan bantuan berupa beras dua zak,  telur dua papan dan minyak goreng 4 liter dan lainnya.

Bantuan tersebut diserahkan kepada Sakdiatul Karim (76) seorang warga miskin yang sakit-sakitan di rumahnya diterima anaknya Ibrahim.

Sakdiatul Karim menempati rumah sederhana bersama seorang anaknya bernama Nurjannah (27).

Baca juga: Saat Ria Ricis dan Teuku Ryan Dilamar, Oki Setiana Dewi Mengaku Menangis: Nama Papa Sering Disebut

Baca juga: Putra Sulung Ungkap Kondisi Tukul Arwana Usai Dilarikan ke RS karena Pendarahan Otak

Kepala SDIT Assalam Jeunieb, Samir Sabri SE mengatakan, bantuan tersebut merupakan sedekah Jumatan dari murid dan  keluarga besar SDIT Assalam Jeunieb, Bireuen.

Selain untuk Nek Sakdiatul Karim  di Desa Sampo Ajat yang terbaring ditempat tidur karena sakit dan matanya kabur, bantuan serupa juga untuk dua warga miskin lainnya yaitu di Desa  Cot Geulumpang Baroh dan Desa Meunasah Tambo Jeunieb dengan bantuan serupa dan jumlah yang sama. 

Kepala SDIT Assalam Islamic School Jeunieb kepada Serambinews.com mengatakan, sejak beberapa tahun lalu sekolahnya memiliki program sedekah Jumat, sedekah Jumat dari murid maupun wali murid dan keluarga besar sekolah.

Baca juga: Emas Baktria, Harta Karun Berusia 2.000 yang Sedang Diburu Taliban

Sebelumnya, bantuan diserahkan kepada sejumlah masjid dan juga membangun rumah dhuafa bersama Barisan Muda Ummat (BMU) Jeunieb.

Melihat masih banyak warga miskin apalagi di tengah pandemi covid-19 maka bantuan sedekah Jumat dialihkan membantu warga kurang mampu semampu mungkin. “Kali pertama membantu tiga warga kurang mampu dan berikutnya akan membantu warga lainnya,” ujar Samir Sabri.

Menjawab Serambinews.com, data penerima bantuan didapatkan darimana, Samir Sabri mengatakan, dari wali murid yang menginformasikan di desanya ada warga sangat miskin dan butuh bantuan, informasi akurat mulai dari usia, kondisi rumah maupun kondisi kesehatan.

Informasi tersebut dicatat dan para murid bersama dewan guru mengantar bantuan, bantuan merupakan amanah dari wali murid, para murid dan juga keluarga besar sekolah.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved