Breaking News:

Kajian Islam

Jumat di Masjid HKL: Kiat Mesti Dilakukan Muslim Ketika Ditimpa Musibah

Bumi masih dalam keadaan belum sembuh seluruhnya dari pandemi, virus yang melanda dunia akhir tahun 2019 lalu masih menjadi ketakutan.

Penulis: Syamsul Azman | Editor: Amirullah
SERAMBINEWS.COM/SYAMSUL AZMAN
Khatib Khutbah Jumat di Masjid Haji Keuchik Leumiek (HKL) Dr Tgk Gunawan Adnan PhD, Jumat (24/9/2021) dengan Imam Tgk Abduh. 

SERAMBINEWS.COM – Bumi masih dalam keadaan belum sembuh seluruhnya dari pandemi Covid-19 yang melanda dunia akhir tahun 2019 lalu.

Virus tersebut masih menjadi ketakutan bagi sebagian besar penduduk bumi.

Musibah memang datang silih berganti, sebagai cobaan bagi manusia dan sebagai pengingat kepada manusia bahwa ada Yang Maha Berkehendak atas semua di semesta.

Penjelasan mengenai kiat yang mesti dilakukan seorang Muslim ketika menghadapi musibah dijelaskan oleh Khatib Khutbah Jumat di Masjid Haji Keuchik Leumiek (HKL) Dr Tgk Gunawan Adnan PhD, Jumat (24/9/2021) dengan Imam Tgk Abduh.

Khatib mengawali khutbah dengan mengingat Muslim untuk selalu bersyukur atas segala pemberian Allah SWT, sehingga rasa bersyukur tersebut akan kembali kepada diri manusia itu sendiri.

Seperti ketika seorang Muslim mendapatkan pujian, atas kebaikan maupun prestasi-prestasi baik, maka segala pujian tersebut kiranya menjadikan manusia bersyukur kepada Allah SWT dan menjadikan perasaan merasa tidak bisa apapun selain karena kehendak Allah SWT.

“Andai manusia mendapat pujian, maka kembalikan kepada Allah, sungguh kebaikan itu hanya layak disandang kepada Allah SWT,” jelas khatib dari mimbar.

“Kita bersyukur kepada Allah SWT, syukur itu akan kembali kepada manusia, barang siapa bersyukur, maka Allah SWT akan menambahkan nikmat-Nya,” tambah khatib.

Baca juga: Jumat di Masjid HKL: Siapa Yang Tidak Menjadikan Alquran sebagai Pedoman Maka Ia Dikendalikan Setan

Khatib juga mengatakan bahwa Allah SWT sungguh tidak butuh penghormatan, pujian maupun apapun pada diri manusia.

Meskipun seluruh penduduk Bumi sepakat untuk tidak menyembah Allah SWT, maka Ke-Agung-an Allah SWT tidaklah redup, Allah tetap Maha Agung, tetap sebagai Dzat tertinggi.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved