Breaking News:

Polisi Amankan Sejumlah Barang Bukti

Kapolres Bireuen, AKBP Mike Hardy Wirapraja SIK MH, melalui Kasat Reskrim, AKP Fadilah Aditya Pratama SIK, kepada Serambi, Sabtu (25/9/2021)

Editor: bakri
hand over dokumen pribadi
Kapolres Bireuen, AKBP Mike Hardy Wirapraja SIK MH 

Kapolres Bireuen, AKBP Mike Hardy Wirapraja SIK MH, melalui Kasat Reskrim, AKP Fadilah Aditya Pratama SIK, kepada Serambi, Sabtu (25/9/2021), juga mengatakan, pihaknya sudah mengamankan sejumlah barang bukti terkait kasus perkelahian yang berujung maut tersebut. "Barang bukti yang kami amankan berupa satu pisau dapur dan sarungnya serta satu cutter," kata Kasat Reskrim didampingi Kaur Identifikasi, Aipda Azrul Aswan.

Selain itu, lanjut AKP Fadilah, polisi juga menelusuri titik lokasi kejadian dari awal perkelahian hingga ke tempat korban terjatuh dan kemudian meninggal dunia. Meski di depan warung kopi, menurut Kasat Reskrim, tapi tak banyak warga yang melihat insiden itu karena terjadi pada pagi hari sekitar pukul 06.00 WIB.

AKP Fadilah mengungkapkan, pihaknya sudah memintai keterangan sejumlah saksi. Mereka adalah warga orang yang ikut melerai perkelahian itu dan beberapa warga lain. Tim identifikasi Polres Bireuen bersama anggota Polres, Polsek Peusangan, dan Pospolsubsektor Peusangan Selatan juga mencari berbagai informasi tambahan terkait perilaku tersangka selama ini.  Informasi yang didapat, sebut AKP Fadilah, tersangka Zul sering membawa pisau di pinggang sehingga warga desa tersebut dan sekitarnya sangat takut kepadanya.

Menyangkut informasi yang menyebutkan bahwa tersangka adalah orang kurang sehat jiwa, Kasat Reskrim mengatakan, hal itu belum bisa dipastikan karena tersangka kini sedang dirawat di IGD RSUD dr Fauziah Bireuen. Kemudian, pelaku juga akan menjalani operasi karena luka di kaki dan beberapa tempat lain.

Menurut Kasat Reskrim, semua itu akan diketahui setelah tim melakukan serangkaian pemeriksaan, mengumpulkan keterangan, dan hasil pemeriksaan medis. AKP Fadilah memastikan Zul alias Dun sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus pembacokan yang menyebabkan seorang warga meninggal dunia dan ia akan diproses sebagaimana mestinya. 

“Ada orang menyebutkan pelaku kurang sehat atau kategori kurang waras, informasi tersebut untuk sementara belum dapat dibuktikan,” ujarnya. Informasi sementara yang diterima pihaknya, tambah Kasat Reskrim, pelaku sering membawa pisau dan saat kejadian pelaku juga masih membawa pisau dan diselip di pinggangnya. “Hal ini masih dalam penyelidikan Polres Bireuen,” tutupnya. (yus)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved