Breaking News:

Internasional

Australia Larang Warga Tanpa Vaksin Covid-19 ke Ruang Publik, Walau Lockdown Dicabut

Penduduk Sydney, Australia yang tidak divaksinasi Covid-19 berisiko dilarang ke ruang publik. Bahkan ketika warga dibebaskan dari perintah tinggal di

Editor: M Nur Pakar
AFP/William WEST
Seorang pria membawa pulang belanjaannya jelang diberlakukan jam malam, dari pukul 21.00 sampai 05.00 waktu setempat di Meulbourne, Australia, Senin (16/8/2021). 

SERAMBINEWS.COM, SYDNEY - Penduduk Sydney, Australia yang tidak divaksinasi Covid-19 berisiko dilarang ke ruang publik.

Bahkan ketika warga dibebaskan dari perintah tinggal di rumah pada Desember 2021.

Perdana Menteri New South Wales, Gladys Berejkilian mengeluarkan peringatan itu pada Selasa (28/9/2021).

Dilansir AFP, di bawah peta jalan untuk keluar dari lockdwon di kota terbesar Australia, orang yang tidak divaksinasi sudah mengalami penundaan kebebasan secara bertahap.

Tetapi, warga yang sudah di vaksin Covid-19 akan diberikan kebebasan dari 11 Oktober sampai 1 Desember 2021.

Berejkilian mengatakan orang yang memilih tidak divaksinasi dilarang masuk ke toko-toko, restoran dan tempat hiburan.

Bahkan setelah negara mencabut semua pembatasan terhadap mereka pada 1 Desember 2021.

Baca juga: Penduduk Aborigin Tuntut Pensiun Dini, Usia Lebih Pendek Dibandingkan Warga Australia

“Banyak bisnis mengatakan tidak akan menerima siapa pun yang tidak divaksinasi,” kata Berejiklian kepada Seven News, Selasa (28/9/2021).

“Hidup untuk yang tidak divaksinasi akan sangat sulit tanpa batas," tambahnya.

Sistem dua tingkat, yang dirancang untuk mendorong lebih banyak orang divaksinasi telah dikritik.

Karena menghukum kelompok rentan yang tidak memiliki akses ke inokulasi dan gagal memberikan insentif nyata untuk vaksin yang ragu-ragu.

Pub, kafe, pusat kebugaran, dan penata rambut akan dibuka kembali untuk orang yang divaksinasi penuh pada 11 Oktober di New South Wales, rumah bagi Sydney.

Bahkan, lebih banyak pembatasan akan dilonggarkan setelah 80 persen populasi orang dewasa divaksinasi sepenuhnya, diharapkan pada akhir Oktober 2021.

Australia mengejar pembukaan kembali yang lebih cepat melalui tingkat vaksinasi yang lebih tinggi meskipun infeksi terus-menerus.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved