Breaking News:

Salam

Awasi Secara Ketat PTM di SD dan MIN 

Sekolah-sekolah di Aceh (kecuali Kabupaten Pidie dan Aceh Tamiang yang masih PPKM Level 4) hari ini mulai menggelar kembali pembelajaran

Editor: bakri
SERAMBINEWS/SAIFUL BAHRI
Proses PMB secara tatap muka di SD Negeri 1 Muara Dua Lhokseumawe, Senin (6/9/2021 

SEKOLAH-sekolah di Aceh (kecuali Kabupaten Pidie dan Aceh Tamiang yang masih PPKM Level 4) hari ini mulai menggelar kembali pembelajaran tatap muka (PTM) yang sebagiannya masih menggunakan sistem shift dan hanya tiga hari dalam seminggu.

Sebagaian besar orang tua menyambut gembira PTM, namun sebagian lainnya rada cemas mengingat virus Corona masih “bergentayangan” di Aceh.

Melihat pengalaman di Pulau Jawa, yang banyak sekolah kini menyetop kembali PTM karena terjadi klaster sekolah Covid-19, maka penggelaran PTM di Aceh harus mendapat pengawasan secara ketat, terutama kepatuhan terhadap protokol kesehatan.

Yang sangat mengkhawatirkan tentu untuk PTM tingkat sekolah dasar (SD) dan madrasah ibtidayah (MI) negeri dan swasta.

Di tingkat ini, sangat sulit “memaksa” anak-anak utuk tetap bermasker, menjaga jarak, dan mencuci tangan. Sebagian besar anak tak betah bermasker berlama-lama, juga mereka sulit dicegah berkerumun di sekolah.

Bahkan, –karena adanya kecemasan sebagian masyarakat, khususnya para wali murid– beberapa hari lalu, Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) meminta pemerintah untuk tidak menggelar pembelajaran tatap muka di jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-kanak (TK), dan SD/MI.

Hal itu menyusul banyaknya peserta didik dan tenaga pendidik yang terkonfirmasi Covid-19, dengan jumlah kasus tertinggi berada di jenjang SD.

Anak-anak di jenjang tersebut belum mendapatkan vaksin dan perilakunya masih sulit dikontrol.

Secara nasional,  FSGI mendorong pemerintah daerah dan Kemendikbud Ristek segera melakukan rapat koordinasi untuk mengevaluasi 118.000 sekolah di wilayah PPKM level 1–3 yang telah menggelar belajar tatap muka secara terbatas.

“Jika ada contoh, baiknya dipublikasi. Jika ada contoh buruk yang berdampak pada klaster sekolah, maka hal tersebut dapat jadi pelajaran semua satuan pendidikan, baik yang sudah PTM maupun yang akan PTM,” kata FSGI.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved